UGM-PPKDY Kembangkan Industri Kambing dan Domba

Kamis, 20 September 2018, 08:03 WIB

Peternakan kambing di Yogyakarta | Sumber Foto:Humas UGM

AGRONET--Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan peternak kambing dan domba DIY meresmikan keberadaan Koperasi Perserikatan Peternak Kambing dan Domba Yogyakarta (PPKDY). Peresmian dilakukan Dekan Fakultas Peternakan UGM, Prof Dr Ir Ali Agus, DAA, DEA, IPU di auditorium fakultas setempat, pada 19 September 2018 dalam rangka peringatan dies ke-49 UGM.

Kehadiran koperasi PPKDY merupakan wujud sinergi Fakultas Peternakan UGM dan peternak dalam mengembangkan industri kambing dan domba. Salah satu tantangan yang dihadapi peternak saat ini yaitu pengembangbiakan.  Fakultas Peternakan UGM memberikan dukungan dari sisi ilmiah dan teknologi. “Peternak telah lama berharap adanya kerja sama seperti ini untuk menghadapi globalisasi, kapitalisasi, dan modernisasi," ujar Ali.

Ia mengatakan, koperasi PPKDY diharapkan dapat menjadi pilar utama ekonomi Indonesia yang mempunyai kepentingan bisnis dan saling menguatkan. Untuk itu, spirit persatuan menjadi sangat penting serta strategis karena akan memudahkan dalam mengembangkan industri kambing dan domba.

Ali menandaskan pola pikir industri harus ditanamkan dalam pengembangan kambing dan domba. Ini berarti harus pula paham soal volume, efisiensi, ilmu pengetahuan, teknologi, rekayasa keuangan, dan sebagainya.

"Kami siap mendukung karena hal tersebut. Ini  sesuai dengan filosofi Fapet UGM dalam hal pengabdian kepada masyarakat, yaitu hilirisasi hasil ilmu pengetahuan, teknologi, kemitraan, dan transfer teknologi,” katanya. 

Ia optimistis akan pengembangan industri kambing dan domba  karena para peternak saat ini sudah berpikiran lebih maju. Kambing dan domba Indonesia, tuturnya, merupakan ternak yang produktivitasnya lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara lain.

"Kita berharap peternak menangkap peluang ini. Dengan teknologi yang kita kembangkan, di antaranya menciptakan burger pakan yang merupakan pakan lengkap yang terfermentasi, tentu dapat membantu peternak me;melihara sapi dan kambing dalam jumlah yang banyak tanpa harus memikirkan pakan,” tuturnya.

Heri Kurniawan, ketua Koperasi PPKDY, mengatakan koperasi ini mempunyai target menjadi yang terdepan dalam inovasi pada tahun 2024. Koperasi PPKDY memiliki visi untuk membantu pemerintah dalam berswasembada daging dan susu.

"Selain itu, kita pun akan terus meningkatkan kompetensi dan meningkatkan kesejahteraan anggota melalui program-program yang telah kami rancang,” papar Heri. (Humas UGM/711)

BERITA TERKAIT

Komunitas