Universitas Trilogi, Kampus Petani Metropolis

Senin, 12 November 2018, 15:21 WIB

Petani metropolis Universitas Trilogi | Sumber Foto:Universitas Trilogi

AGRONET--Pertanian merupakan sektor yang sangat penting bagi pembangunan bangsa. Selain karena hasil sektor pertanian bisa mendorong pertumbuhan ekonomi, juga terkait dengan pendayagunaan yang maksimal pada sektor kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. 

Hal itu diungkapkan Rektor Universitas Trilogi, Aam Bastaman, kepada AGRONET saat ditemui di kantornya di bilangan Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (12/11). Namun pada sisi lain, ujarnya, sangat disayangkan karena semakin langka anak-anak, remaja, dan pemuda yang bercita-cita menjadi petani. 

"Program studi pertanian, terlebih di perkotaan masih sepi peminat. Karena itu, sebagian besar perguruan tinggi swasta maupun negeri di kota-kota besar, terlebih di Jakarta, tidak menyertakan Fakultas Pertanian dalam daftar pilihan," ujarnya.

Aam mengungkapkan rendahnya minat calon mahasiswa perkotaan terhadap pertanian kemungkinan besar karena masih terbawa paradigma lama. “Mereka masih diselimuti ketakutan bahwa pertanian itu kotor, miskin, dan tidak punya masa depan. Padahal pertanian di perkotaan berbeda perlakuannya dengan di perdesaan,” katanya.

BERITA TERKAIT

Sepinya peminat pertanian juga terlihat di Universitas Trilogi, Jakarta. Sebagai satu-satunya kampus swasta yang memiliki program studi agroekoteknologi, hanya diisi oleh sekitar 20 mahasiswa per semester. “Tapi kami tetap optimis, dengan upaya kami terus melakukan sosialisasi. Kami berharap tahun-tahun ke depan peminatnya akan semakin bertambah,” ujarnya.

Menurut Aam, di kota metropolitan seperti Jakarta dengan lahan yang sangat sempit, bagaimana kita bisa menciptakan suatu kreativitas dengan memanfaatkan lahan yang terbatas itu. "Konsep pertanian di perkotaan harus mengadopsi model urban agriculture, yakni petani kota dapat memanfaatkan lahan yang sempit untuk menerapkan roof gardening dan vertical agriculture. Pasti membutuhkan teknologi dan biaya yang tidak murah, dan di situlah tantangannya," ujar Rektor.

Sejak awal pendiriannya, Universitas Trilogi hadir sebagai universitas yang mengemban dan memiliki perhatian pada pangan dan bioenergi. “Universitas Trilogi mempunyai Fakultas Bioindustri, sebagai fakultas yang secara langsung mempelajari dan mengembangkan keilmuan berbasis pertanian dengan pilihan  Program Studi Agribisnis, Program Studi Ilmu & Teknologi Pangan, dan Program Studi Agroekoteknologi,” jelasnya. (234)

BERITA TERKAIT