Mahasiswa Unsyiah Belajar Penyuluhan Pertanian ke BPTP Aceh

Senin, 07 Januari 2019, 06:12 WIB

Mahasiswa PSA Universitas Syiah Kuala di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Aceh. | Sumber Foto: BPTP Aceh

AGRONET -- Sebanyak 120 mahasiswa program studi agribisnis (PSA), Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Darussalam, Banda Aceh, mengunjungi Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Aceh. Acara itu dalam rangka field trip mata kuliah komunikasi dan penyuluhan pertanian. 

Seperti dirilis BPTP Aceh, pertemuan digelar di aula BPTP Aceh, pertengahan Desember 2018 lalu. Rombongan mahasiswa diterima langsung oleh Kepala BPTP Aceh, M. Ferizal, didampingi Kasie KSPP M. Ramlan. Turut hadir, Ketua Program Studi Agribisnis yang diwakili Mujiburahman, dan dosen pendamping, Ira Mayamsari.

Dalam sambutannya, M. Ferizal mengapresiasi kunjungan tersebut, juga dalam rangka menjalin kerja sama antar stakeholder terutama dengan akademisi. “Silaturrahim ini penting sekali terutama dalam membangun komunikasi antar instansi terkait dalam rangka menyamakan persepsi setiap program pembangunan. Tujuannya adalah untuk membangun ekonomi petani dan masyarakat,” ujarnya.

Ferizal juga memaparkan secara detail tugas dan fungsi BPTP Aceh selaku unit kerja vertikal yang berada di daerah. Tugas utama BPTP adalah melaksanakan pengkajian dan diseminasi hasil riset yang telah dilakukan oleh berbagai Balai Penelitian di Bawah Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) dengan tujuan untuk menghasil teknologi spesifik lokasi.

Dia berharap pertemuan tersebut sebagai interaksi awal dan kerja sama dengan program studi agribisnis di masa yang akan datang. Termasuk nantinya dalam pelaksanaan praktek dan magang.

Mujiburahman, mewakili ketua prodi agribisnis menyebutkan, tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk mendalami secara langsung bentuk penyuluhan pertanian yang dilakukan oleh penyuluh maupun peneliti di BPTP Aceh di lapangan. “Kunjungan ini adalah bagian dari mata kuliah penyuluhan pembangunan pertanian setelah mahasiswa mempelajari banyak teori penyuluhan di bangku kuliah,” ujarnya.

Acara tersebut juga diisi dengan berbagai materi pertanian. Pemaparan materi tentang kalender tanam terpadu modern, layanan konsultasi padi oleh M. Ramlan, peran penyuluh BPTP oleh Nurbaiti, dan pengembangan media penyuluhan untuk mendiseminasi inovasi teknologi oleh Firdaus. (591)

BERITA TERKAIT