Kreativitas Mahasiswa Unkhair

UNKHAIR : Pala dan Cengkeh Sebagai Bahan Pakan Broiler Organik

Senin, 28 Januari 2019, 10:58 WIB

Penggunaan pala dan cengkeh sebagai fitobiotik pengganti antibiotik. | Sumber Foto:Istimewa

AGRONET -- Fakultas Pertanian  Universitas Khairun (UNKHAIR) mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2019,  diwakili tiga mahasiswanya, mereka adalah Dewi Djamaludin, Nadiah Amin, Hardiyanto Tomayou.  

Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang diluncurkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi pada tahun 2001 merupakan salah satu upaya untuk menumbuhkan, mewadahi, dan mewujudkan ide kreatif serta inovatif mahasiswa,. 

PKM-GFK merupakan wahana mahasiswa dalam berlatih menyampaikan  ide kreatif sebagai respon intelektual atas persoalan aktual yang dihadapi masyarakat antara lain menyangkut SDGs (Sustainable Development Goals) : Tujuan Pembangunan Berkelanjutan sebagai agenda dunia pembangunan untuk kemaslahatan manusia dan planet bumi dengan menetapkan rangkaian target yang bisa diaplikasikan secara universal serta dapat diukur dalam menyeimbangkan tiga dimensi pembangunan yaitu Lingkungan, Sosial dan Ekonomi.

PKM memberikan dampak terhadap peningkatan prestasi mahasiswa dan prestasi perguruan tinggi dalam pemeringkatan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Sejak diluncurkannya, PKM memperoleh respon positif, baik di kalangan mahasiswa maupun pimpinan perguruan tinggi. Hal ini tercermin dari bertambah banyaknya jumlah perguruan tinggi yang berpartisipasi dan proporsal yang diunggah mahasiswa.

Universitas Khairun sendiri melalui ketiga Mahasiswa ini mengikuti program kreatifitas mahasiswa dengan gagasan futuristik kontruktif tahun 2019, mengangkat judul ilmiahnya yakni “Menuju Peternakan Broiler Organik Yang Sehat dan Aman Dengan Fitobiotik”.

Salah satu sumber daya Propinsi Maluku Utara yang dapat dijadikan fitobiotik adalah Buah Pala dan Cengkeh. Pulau-pulau di gugusan Provinsi Maluku Utara adalah sumber pala dan cengkeh dunia yang melegenda dan menjadi daya tarik bangsa lain. Buah pala (MyristicafrangransHoutt) dan cengkeh (Sysgiumaromaticum L) merupakan tanaman rempah Indonesia yang kaya akan zat antibakteri dan anti jamur karena mengandung minyak atsiri. Senyawa penyusun minyak atsiri tersebut yang telah terbukti dapat mencegah penyakit pada ternak.

Untuk menuju peternakan broiler organik yang sehat dan aman dapat menggunakan pala dan cengkeh sebagai fitobiotik pengganti antibiotik, karena fitobiotik mampu menstimulasi pertumbuhan ayam, memelihara kesehatan ayam dan mengontrol mikrorganisme dalam organ pencernaan sehingga mempengaruhi kecernaan dan pemanfaatan energi ayam.

Pemanfaatan fitobiotik sebagai Natural Growth Promoters (NGPs) telah diidentifikasi sebagai alternatif yang efektif untuk antibiotik. Fitobiotik adalah aditif pakan yang berasal dari bahan makanan murni yang dapat menstimulasi pertumbuhan ayam, memelihara kesehatan ayam dan mampu mengontrol mikroorganisme didalam saluran pencernaan broiler. (234)

BERITA TERKAIT

Agro Pilihan