Mahasiswa IPB Rancang Aplikasi Smart QC untuk Pertanian Masa Depan

Selasa, 23 April 2019, 06:05 WIB

Tim FMIPA IPB mendapatkan juara 2 nasional dalam lomba esai Greatness di Universitas Brawijaya, Malang 30/3/2019. | Sumber Foto:Dok Humas IPB

AGRONET --  Kemajuan teknologi mendorong adanya otomatisasi terutama dalam bidang industri. Ibarat mata pisau, maka teknologi memiliki dua sisi. Satu sisi bisa bermanfaat dan sisi lain dapat pula menjadi bumerang. Di sisi lain, industri pertanian Indonesia masih terbilang memprihatinkan seperti pengontrolan kualitas yang belum memadai yakni belum diarahkannya menuju perbaikan dan evaluasi dari proses produksi. Hal ini menyebabkan bertambahnya biaya produksi yang harus dikeluarkan.

Permasalahan ini  mendorong tiga mahasiswa IPB untuk merancang sebuah aplikasi yang dapat mengontrol kualitas suatu produk agroindustri yang bernama “Smart QC: Real Time Quality Control Apps”.

Ketiganya adalah Audhi Aprilliant, Rahmatin Nur Amalia, dan Kevin Cesio Gemilang, mahasiswa Departemen Statistik, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor (FMIPA IPB).

Audhi Aprilliant sebagai Ketua Tim menyampaikan bahwa aplikasi yang dirancang bersama timnya melibatkan quality inspector, production supervisor dan production manager dalam melakukan penjaminan mutu suatu produk secara periodik di suatu agroindustri.

“Sebenarnya aplikasi ini merupakan permasalahan Real Time Quality Control yang saya tanyakan ke dosen Departemen Statistika IPB. Pertanyaan atas permasalahan tersebut saya dan teman-teman tuangkan dalam bentuk esai. Kami mencoba membuat suatu inovasi dalam menjawab salah satu permasalahan di industri yaitu penanganan produk cacat secara real time,” terangnya. 

Gagasan Audhi dan teman-temannya ini mendapatkan juara 2 nasional dalam lomba esai Greatness dengan tema “Mengoptimalkan Inovasi Mahasiswa dalam Memajukan Agroindustri untuk Menghadapi Revolusi Industri 4.0” yang dilaksanakan di Universitas Brawijaya, Malang, akhir Maret lalu .

Aplikasi yang saat ini dirancang Audhi bersama dengan dua rekannya masih dalam pengembangan konsep, ide, dan tampilan antar muka, bekerjasama dengan ahli statistika pengendalian mutu dari Departemen Statistika IPB. (234)