Kedokteran Hewan IPB Adakan Vaksinasi Rabies Massal

Senin, 09 Oktober 2017, 21:54 WIB

Peringati Hari Rabies Dunia | Sumber Foto:Humas IPB

AGRONET - Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Institute Pertanian Bogor (FKH IPB) mengadakan Vasksin Rabies Massal (7/10) di Kabupaten Sukabumi.  Ketua Pusat Kajian Zoonosis Nasional, Dr. drh. Yusuf Ridwan menyampaikan, “Kegiatan ini sangat penting dilakukan dalam rangka mendukung pembebasan rabies di dunia pada tahun 2030 yang dicanangkan oleh World Health Organization (WHO) dan Office International des Epizooties (OIE).” Bagi IPB kegiatan ini penting dalam upaya untuk memberikan kontribusi dan dukungan pembebasan rabies khususnya di Jawa Barat, umumya di Indonesia, lanjutnya.

Vaksinasi massal ini hanya dilakukan untuk anjing bukan untuk manusia.  Dr. drh. Didik Pramono, salah satu dosen pembimbing kegiatan menyebutkan, “Usia anjing yang di vaksin haruslah di atas lima bulan dan belum pernah vaksin.”

Bekerja sama dengan Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia, sebanyak 20 ribu dosis vaksin telah disiapkan.  Dalam pembukaan kegiatan, I Ketut Diarmita, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementan menyebutkan, “Komitmen semua pihak baik di tingkat lokal maupun nasional sangat penting untuk mencapai terbebasnya Indonesia dari rabies.”

Komitmen bersama tercermin dengan hadirnya perwakilan-perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Basarnas).  Dinas Peternakan, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi; Dinas Peternakan, dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat pun turut hadir.

Organisasi bertaraf Internasional Organization seperti Food and Agriculture (FAO) dan Australia Indonesia Partnership for Emerging Infectious Diseases (AIPEID) turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.  Kegiatan yang dikemas dalam bentuk “Kemah Bakti One Health: Vaksinasi Massal dan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) kepada Masyarakat Memperingati World Rabies Day 2017” diikuti oleh 60 peserta. 

Peserta kegiatan dibagi dalam dua kelompok.  Kelompok pertama sebanyak 50 orang melakukan vaksinasi massal di Kecamatan Cikembar dan Nyalindung.  Kelompok kedua melakukan KIE terhadap siswa SD, Posyandu dan PKK sebanyak 10 orang.  Acara ini juga melibatkan anggota Pramuka SD, SMP dan SMA Kabupaten Sukabumi.

Sukabumi dijadikan lokasi kegiatan karena daerah ini merupakan salah satu kabupaten yang berstatus endemis rabies.  Pada beberapa tahun terakhir, 2016 dan 2017, masih terjadi kasus positif rabies.  Kasus kematian pada manusia karena rabies juga terjadi pada tahun 2016. Selain itu, fokus  Sukabumi dan Jawa Barat tahun ini adalah untuk mempercepat pembebasan rabies di Jawa Barat.

Vaksinasi rabies pada anjing dimaksud untuk meningkatkan kekebalan anjing terhadap rabies. Dengan melakukan vaksinasi, dapat mencegah penyebaran rabies pada manusia.  98 persen kasus rabies pada manusia akibat gigitan anjing.  Upaya menekan tingginya persentase tersebut , maka dilakukan lah vaksinasi rabies massal. (dh/269)

Komunitas