Profesi Bergengsi di Sektor Pertanian

Sabtu, 21 Oktober 2017, 13:46 WIB

Farid Gaban

Sektor pertanian membiayai pendidikan untuk memasok tenaga kerja di kota; sementara desa dan pertanian sendiri ditinggalkan. Di desa-desa kita kini, bahkan untuk mencari buruh pertanian pun sudah makin sulit.

Citra petani begitu buruk, dianggap sebagai profesi rendahan. Dan pertanian dianggap sebagai simbol kemiskinan. Anggapan itu tidak sepenuhnya keliru. Pada kenyataannya, penghasilan petani memang cenderung rendah dan ekonomi pertanian kita secara nasional terus merosot.

Meski merosot, pertanian kita masih bisa diperbaiki dengan sejumlah syarat. Salah satunya mengembalikan minat orang-orang terdidik untuk menengok sektor pertanian sebagai sektor yang keren dan menguntungkan.

Sektor pertanian kita yang masih sangat tradisional, membutuhkan input sains dan teknologi sederhana, input manajemen dan bisnis, serta input teknik pemasaran. Petani desa sekarang sangat miskin dengan input-input tadi, hal-hal yang bisa disumbangkan oleh ”orang-orang sekolahan” yang berkumpul di kota-kota besar.

Penghasilan di sektor pertanian mungkin kecil, tapi jika kita mau hidup di desa dan kota kecil, penghasilan kecil itu bisa dikompensasi oleh pengeluaran yang kecil. Biaya hidup di pedesaan lebih jauh lebih rendah.

Bagi orang yang lama tinggal di kota dengan segala kemacetan dan kesumpekannya, alam kehidupan desa adalah bonus: air dan udara bersih, pemandangan yang segar.

Profesi di pertanian dan pedesaan hampir sama beragamnya dengan jenis-jenis pekerjaan di kota dan sektor lain:

Food Innovator
Banyak petani hanya menjual produk mentah yang murah. Padahal mereka bisa mendapat keuntungan lebih baik jika menjual produk pangan olahan. Di sini bisa berperan para inovator pangan dalam menciptakan keragaman produk pangan. Para ahli bio-kimia juga bisa berperan dalam proses-proses penyulingan, pengawetan pangan yang sehat, fermentasi, dan sejenisnya.

Microbiologist
Sebagian besar ilmu pertanian berkaitan dengan mikroba, dari pemupukan, pestisida/insektisida hingga pengolahan pangan dan pengolahan limbah pertanian. Pengetahuan mikrobiologi salah satu yang paling penting di pertanian pedesaan.

Di tengah trend ”green lifestyle”, para ahli mikrobiologi bisa menciptakan produk-produk baru ramah lingkungan dari sumberdaya desa yang selama ini terbengkalai, suatu hal yang ditunjukkan oleh riset-riset universitas terkemuka di dunia belakangan ini.

Botanist
Di samping terlalu tergantung pada pupuk kimia pabrik yang kian mahal, para petani juga tergantung pada benih dan bibit yang mahal dan seringkali harus diimpor. Para ahli tanaman (botanist) bisa berperan dalam penyediaan benih yang berkualitas namun terjangkau, termasuk mengeksplorasi serta melestarikan keragaman hayati negeri kita yang sangat kaya.

Social Worker
Para pekerja sosial yang dibekali ilmu komunikasi, sosiologi dan antropologi bisa berperan dalam membangun organisasi atau koperasi di kalangan petani. Peran mereka juga penting dalam penyebarluasakan praktek pertanian sehat (good agriculture practices).

Tak hanya lahan kian sempit, para petani desa umumnya bekerja sendiri-sendiri dan bersaing satu sama lain. Hanya dengan kemauan bekerjasama, membentuk kelompok tani atau koperasi, mereka bisa mencapai skala ekonomi usaha tani yang menguntungkan. Dengan cara itu pula mereka bisa bersama-sama menyewa mahal para profesional, termasuk manajer usaha pertanian sekalipun.

Business Consultant
Banyak usaha tani sebetulnya tidak bisa dikatakan sebagai usaha atau bisnis. Di tengah kemiskinan dan keterbatasan, jarang ada dari mereka yang punya hitung-hitungan ongkos produksi dan pendapatan dari penjualan. Hampir tidak ada yang membuat rencana bisnis (business plan): strategi produksi, permodalan, memilih jenis komoditi, manajemen produksi, pengolahan, pemasaran serta menghitung risiko bisnis.

Manajer usaha tani atau konsultan bisnis pertanian bisa berperan di sini. Mereka bisa mendapat gaji lumayan jika bisa memberikan jasa pada kelompok tani atau koperasi.

Art and Product Designer
Banyak produk pangan yang ada sekarang dikemas seadanya, memberikan kesan murahan. Pemasaran membutuhkan art-designer untuk merancang materi promosi dan packaging yang berselera tinggi.

Di samping itu, desiner produk juga bisa mengeksplorasi bahan-bahan alam pedesaan untuk produk bernilai: ukiran kayu, patung batik pewarna alami, anyaman dan kerajinan tangan.

Information Technology
Pengelolaan rumah kaca, desain produk dan manajemen keuangan membutuhkan komputer dan jasa ahli komputer. Informasi teknologi makin dibutuhkan belakangan ini untuk perdagangan/penjualan online.

Mechanics
Jika usaha tani membaik, para petani pada akhirnya akan membutuhkan mesin-mesin pertanian dan pengolahan pangan. Tidak perlu canggih, cukup yang sederhana saja. Perancang, produsen dan pemelihara mesin akan makin dibutuhkan.

Profesi di sektor pertanian pedesaan hampir sama beragamnya dengan profesi di perkotaan. Tapi, para pelaku profesi ini hanya akan bisa hidup di pedesaan jika usaha tani menguntungkan. Jika petani mau berkelompok atau berkoperasi, mereka bisa bersama-sama menggaji bagus para profesional tadi.

Farid Gaban
Pemimpin Redaksi Geotimes dan pelaku pertanian di lereng Gunung Sindoro, Jawa Tengah.

 

Komunitas