Arwana Simbol Kaum Elite Asia

Senin, 01 Oktober 2018, 16:56 WIB

Ikan arwana super red.

AGRONET -- Ikan arwana asia termasuk hewan perairan dengan harga selangit. Harga semakin tinggi tergantung usia, bentuk, serta warna sisiknya. Semakin berkilau, harga semakin mahal.

Dikutip dari CNBC internasional (1/10), di Singapura arwana kecil dihargai Rp4,4 juta per ekor. Arwana albino langka berukuran sedang mencapai lebih dari Rp1 miliar. Arwana bahkan bisa dihargai hingga Rp4,4 miliar.

Arwana memang bukan ikan peliharaan biasa. Hewan yang aslinya hidup di Asia Tenggara itu juga dikenal sebagai ikan naga. Julukan itu diperoleh karena ikan tersebut bisa memiliki panjang hingga lebih dari satu meter.

Kaum elite Asia merasa bangga jika memelihara ikan arwana. Ikan tersebut dianggap sebagai simbol kekayaan.

Pemelihara arwana juga percaya ikan itu pembawa keberuntungan bahkan kekayaan.Orang-orang yang hobi memeliharanya rela melakukan apa saja demi arwana.

Arwana termasuk salah satu ikan yang dilindungi oleh endangered species act (salah satu hukum lingkungan Amerika Serikat). Populasi arwana di alam liar sudah sangat menipis. 

Pada tahun 1975, 183 negara menandatangani perjanjian yang mengklasifikasi arwana sebagai spesies langka dan melarang perdagangan internasional. Di Amerika Serikat, arwana adalah hewan yang ilegal untuk dipelihara.

Perjanjian itu kemudian menjadikan arwana sebagai hewan dengan komoditas mewah. Namun tetap saja, di pasar gelap, penjualan arwana begitu bebas.(591)