Melon BISI Internasional Asli Lokal

Rabu, 11 April 2018, 20:12 WIB

BISI Internasional | Sumber Foto:Dokumen BISI Internasional

AGRONET – Melon, buah yang kaya akan kandungan kalium dan vitamin, namanya melambung sejak Maret lalu.  Kontaminasi bakteri Listeria moocytegenes pada salah satu jenis melon Australia meresahkan masyarakat.  Pasalnya, bakteri ini mematikan jika terkonsumsi.  Namun, jangan lekas panik.  Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan “Indoneisa tidak menerima rockmelon dari Australia.”

Tak hanya itu, pasokan melon lokal cukup melimpah.  Salah satunya jenis Melon Action produksi PT. Bright Indonesia Seed Industry Tbk (BISI Internasioanal).  Perusahaan yang bergerak di bidang tanaman pangan dan hortikultura ini, tidak sekedar melempar produk dipasaran tetapi juga melakukan pendampingan pada petani.  Sehingga wajar jika produksi melon lokal melimpah.

Budi, tim produksi BISI Internasional rutin memberikan bimbingan pada petani.  Dari mulai pembibitan hingga panen, Budi pun turut mengawasi petani dalam menjalankan tahapan-tahapan.  Dengan mengikuti prosedur yang ada, BISI Internasional menjamin melon produksinya optimal serta bebas dari infeksi bakteri listeria.

Petani melon mitra BISI Internasional, Sarijan, mengakui melon varietas action tahan terhadap penyakit.  “Kalau tanamannya sehat, biaya produksi jadi lebih rendah, keuntungan berlipat,” sebut petani yang sejak tahun 1998 menanam melon varietas action.

Pengembangan produk yang dilakukan BISI Internasional menggabungkan hasil penelitian lapangan dengan laboratorium sehingga dihasilkan produk yang berkualitas.  Perusahaan yang berdiri sejak tahun 1983 memiliki tiga anak perusahaan.  PT. Tanindo Subur Prima, PT. Multi Sarana Indotani, dan PT. Tanindo Subur Intertraco.  Fokus usaha yang dikembangkan BISI Internasioanl, yaitu : produksi benih jagung, sayur dan buah, padi, pestisida, serta pupuk.

Hingga saat ini lebih dari 300 varietas benih tanaman unggul yang telah diproduksi dan dirilis serta telah mendapat respon yang baik dari pasar.  Atas upaya BISI Internasional dalam pengembangan benih nasional,  Presiden Soeharto memberikan Penghargaan Satya Lencana Award Tahun 1997.

Sejak 21 Maret 2000, BISI Internasional telah mendapatkan sertifikat akreditasi oleh pemerintah dalam melakukan sertifikasi benih-benih yang dihasilkan.  Tidak hanya berjaya di masa lampau, BISI Internasional memperoleh Emiten Terbaik Sektor Pertanian dalam Bisnis Indonesia Award 2017.

Selain penghargaan, BISI Internasional juga menjalain kerjasama dalam lisensi produk dan mrek dagang.  Pada 2 Maret 2018, Monsanto Company (Monsato) Timor Leste telah mendatangani perluasan dan kelanjutan perjanjian Strategic Marketing and Alliance Agreement (SLMA) Tahun 2010.  Tujuan diadakannya kerjasama ini untuk memperkenalkan dan meningkatkan varietas produk baru serta memperluas pasar, khususnya untuk komoditi jagung.

Monsato hanyalah satu dari berbagai perusahaan yang bekerja sama dengan BISI Internasional.  Selain karena jaminan kualitas produk yang dihasilkan, kesetiaan pelanggan pada produk Cap Kapal Terbang ini  juga dipengaruhi oleh kepastian pasar terhadap serapan produk.

Contohnya melon hibrida F1, melon action orange, melon jenis ini tetap laris manis dipasaran meski konsumen sempat khawatir mengkonsumsi melon.  “Melon lokal mah aman dikonsumsi, dari bentuknya juga sudah kelihatan,” kata Haji Udin, pedangan buah di Pasar Tanah Tinggi, Tangerang, Banten. Bentuk melon orange yang segar, rasa buah yang manis, renyah serta kaya nutrisi sangatlah menggoda dan dijamin buah lokal. (Manajemen BISI/269)

BERITA TERKAIT