Dompet Dhuafa dan TaniHub Lahirkan Inovasi Sektor Peternakan Berbasis Teknologi

Selasa, 15 Oktober 2019, 14:39 WIB

Dompet Dhuafa menggandeng PT. Tani Fund Madani Indonesia (TaniFund), membangkitkan gairah perekonomian di tanah air melalui pertanian dan peternakan lokal. | Sumber Foto:Dok Dompet Dhuafa

AGRONET -- Menghadapi laju ekonomi di era digital, Dompet Dhuafa kembali mengepakkan kolaborasi dengan menggandeng TaniHub. Kolaborasi tersebut untuk mengembangkan inovasi teknologi di bidang social enterprise yang memberikan dampak besar bagi petani maupun peternak lokal Indonesia. Melalui layanan peer-to-peer landing TaniFund—sister company dari TaniHub, kedua belah pihak mencoba mewujudkan kesejahteraan petani dan peternak lokal.

Bentuk kerja sama tersebut berupa opsi pembiayaan bagi peternak hewan kurban binaan Dompet Dhuafa,  guna membangkitkan gairah perekonomian di tanah air, melalui pertanian dan peternakan lokal Indonesia. Dompet Dhuafa dan TaniFund, menginisiasi kerja sama  tersebut dengan mengambil tempat di CoHive 101, Mega Kuningan, Jakarta, pada Senin (14/10/2019).  

"Setelah dengan tanifund dan tanihub saya berharap dompet dhuafa terkoneksi dengan beberapa pintek pintek bidang yang relevan. Sangat senang berharap terekspose semua bpd yang jumlahnya ada 26 plus 1. 26 yang murni milik daerah satu yang milik BUMD yaitu bank Banten . kemudian terekspose ke 1745 bpr yang sebagian konvensional dan sebagian syariah. semoga ini menjadi memperluas perlayanan sosial oleh Dompet Dhuafa. "ucap Roberto Akyuwen, Direktur  Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Pengembangan teknologi bersama TaniFund bertujuan untuk mengembangkan kapasitas para peternak lokal di berbagai provinsi di Indonesia, melalui sentra ternak. Peran kelompok atau sentra ternak adalah memberdayakan peternak binaan dan mengoptimalkan hasil produksi. Dalam program tersebut, di tahap awal melahirkan 25 kelompok ternak di Pulau Jawa. Targetnya adalah menghasilkan 50.000 hewan ternak yang penyerapannya melalui Tebar Hewan Kurban (THK) Dompet Dhuafa.

"Seiring dengan perkembangan dunia digital, kolaborasi memberdayakan peternak mandiri dalam upaya membangun negeri. Menjadi satu keniscayaan untuk menciptakan Social Enterprise. Sehingga peternak dapat merasakan dampaknya secara langsung. Dompet Dhuafa dan TaniFund berkolaborasi, berinovasi dengan teknologi terkini, untuk menjangkau semua kalangan. Selain itu, melalui kolaborasi ini, kami mengajak dan mengajarkan kepada para peternak untuk mengelola usahanya secara professional," jelas drg. Imam Rulyawan MARS., selaku Direktur Eksekutif Dompet Dhuafa.

Ivan Arie Sustiawan, selaku CEO TaniHub Group mengatakan "Kerja sama ini merupakan inovasi baru kami bersama Dompet Dhuafa, untuk memberdayakan para peternak di Indonesia. Sejalan dengan salah satu pilar kami, yaitu Social Impact. TaniFund dapat menjadi solusi bagi petani dan peternak untuk mendapatkan akses kepada keuangan (access to finance). Sehingga mereka dapat mengembangkan usahanya dengan lebih baik lagi. Kami berharap, dapat terus menciptakan inovasi bersama Dompet Dhuafa untuk menciptakan kebaikan bagi masyarakat banyak dan lebih luas lagi".

TaniHub Group sudah memulai kolaborasi perdana dengan Dompet Dhuafa melalui program pengadaan hewan kurban dalam menyambut hari raya Iduladha. Melalui program "Tebar Hewan Kurban" yang telah bergulir sejak 1994, platform e-commerce pertanian TaniHub menyediakan opsi tambahan hewan kurban, yaitu kambing dan sapi di aplikasi. Sehingga melalui gawai pintarnya yang telah terinstal TaniHub, masyarakat dapat menyalurkan hewan kurban hingga sebulan jelang Idul Adha. Selama program berjalan, setiap transaksi di aplikasi TaniHub, otomatis akan masuk donasi sebesar 2,5 persen melalui Dompet Dhuafa.

Kolaborasi tersebut menjadi langkah bersama untuk melaju, membangun ekonomi di sektor pertanian dan peternakan. Inovasi tersebut menjadi tonggak bagi kemajuan pertanian dan peternakan di Indonesia. Sehingga kedepannya dapat sejajar dengan negara-negara di Asia-Pasifik maupun Dunia. Pemilihan kolaborasi Dompet Dhuafa tak luput atas terdaftarnya TaniHub di Otoritas Jasa Keuangan. (234)

BERITA TERKAIT