Daun Sirsak Ampuh Melawan Kanker

Sabtu, 12 Januari 2019, 05:36 WIB

Daun dan buah sirsak. | Sumber Foto: Istimewa

AGRONET -- Daun sirsak mempunyai banyak manfaat, antara lain untuk pengobatan kanker. Hasil penelitian menunjukan selain untuk pencegahan dan pengobatan, daun sirsak tidak mempunyai efek samping bagi kesehatan.

Hasil penelitian Department of Biochemistry and Molecular Biology di Pusat Medis Universitas Nebraska, Amerika, menunjukkan ekstrak sirsak dapat membunuh sel-sel kanker pankreas (pancreatic cancer) pada manusia bahkan juga pada tikus. Bahan-bahan aktif yang disebut senyawa annonaceous acetogenin pada sirsak mampu membunuh sel-sel malignant pada 12 jenis sel. Seperti pada kanker payudara, kanker indung telur, kanker usus besar, kanker prostat, kanker hati, kanker paru, kanker pankreas, dan limfoma.

Daun sirsak mengandung senyawa aktif yang disebut Annona muricata ethyl acetate extrack (AMAE ). Penelitian yang dilakukan oleh Habsah Abdul Kadir dari Universitas Malaya tentang senyawa etil asetat dari ekstrak daun sirsak dalam kaitannya dengan mekanisme molekuler AMAE untuk melawan sel-sel kanker paru A549, ternyata daun sirsak dapat menghambat proliferasi (pembelahan) sel-sel kanker paru A549.

Mekanisme yang dilakukan oleh senyawa yang dikandung daun sirsak ini ternyata dapat mengunci siklus sel kanker. Kemudian jug dapat mematikan sel kanker.

Penelitian lain juga dipublikasikan oleh J Med Chem tahun 1997. Sirsak memiliki kemampuan melawan sel-sel kanker yang multiresisten terhadap obat. Mempunyai kemampuan sitotoksik (cytotoxic ability), terutama untuk kanker prostat dan kanker pankreas.

Hasil penelitian Catholic University di Korea Selatan menunjukkan bahan aktif yang dikandung sirsak ketika dibandingkan dengan andriamycin, suatu obat yang telah lama digunakan dan terbukti efektif mengatasi kanker usus besar dan kanker payudara, menunjukkan bahan aktif yang dikandung oleh sirsak 10.000 kali lebih efektif dibanding andriamycin. Selain itu ekstrak tanaman sirsak tidak mempunyai efek negatif terhadap sel sehat.

Kebanyakan sel kanker mengembangkan pompa P-glikorotein untuk menolak dan mengeluarkan obat-obatan yang diberikan melalui kemoterapi. Akan tetapi senyawa-senyawa aktif dari sirsak dapat melewati mekanisme sel kanker ini untuk kemudian membunuh sel kanker tersebut.

Para ilmuwan di Virginia Tech membuktikan bahwa senyawa-senyawa phytochemical yang dikandung sirsak dapat menghambat pertumbuhan sel kanker payudara. Ekstrak sirsak dapat menurunkan pertumbuhan tumor hingga 32 persen. Ekstrak sirsak juga mampu menghambat jalur sinyal (signaling pathway) sehingga terjadi penurunan kecepatan pembelahan dan pertumbuhan sel kanker. Bahkan mampu memperlambat metatasis. (591)

BERITA TERKAIT