Kunyit, Si Kuning yang Kaya Manfaat

Selasa, 26 Maret 2019, 07:35 WIB

Kunyit memiliki senyawa kimia bernama kurkumin. Zat pewarna kuning tersebut diduga mampu membantu proses penyembuhan pada tubuh. | Sumber Foto:Istimewa

AGRONET -- Kunyit adalah salah satu rempah alami, yang dikenal sebagai bahan pelengkap makanan yang memiliki cita rasa dan warna khas. Tidak hanya digunakan sebagai bumbu dapur, masyarakat kerap memanfaatkannya untuk mengatasi berbagai kondisi kesehatan. Kunyit biasa  direbus untuk diminum airnya, diminum sebagai bubuk kunyit atau dijadikan salah satu ramuan dalam teh herbal.

Kunyit memiliki senyawa kimia bernama kurkumin. Zat pewarna kuning tersebut diduga mampu membantu proses penyembuhan pada tubuh. Manfaat kunyit telah lama dipercaya dapat membantu mengatasi berbagai gangguan kesehatan, di antaranya:

  • Osteoarthritis. Kunyit ditengarai dapat membantu mengurangi nyeri pada penderita  osetoarthritis, yaitu sebuah kondisi yang menyebabkan sendi menjadi nyeri, kaku, dan kehilangan fleksibilitasnya. Sebuah penelitian menyatakan kinerja kunyit sebanding dengan obat ibuprofen dalam mengatasi osteoarthritis. Jika ingin mencoba mengurangi rasa sakit akibat osteoarthritis, Anda bisa mengonsumsi ekstrak kunyit dosis 500 mg dua kali sehari.
  • Kulit gatal. Berdasarkan sebuah penelitian, kulit gatal akibat penyakit ginjal kronis bisa diatasi dengan mengonsumsi kombinasi produk yang mengandung kurkumin dan ekstrak lada hitam atau cabe jamu (long pepper).
  • Ruam kulit. Kondisi iritasi kulit akibat liken planus bisa diatasi dengan mengonsumsi produk tertentu yang mengandung unsur kimiawi kunyit.
  • Masalah Menstruasi. Jika Anda sering melihat iklan minuman yang mengandung kunyit dan diklaim bisa mengatasi rasa sakit akibat menstruasi, menurut beberapa penelitian, mengonsumsi suplemen kunyit bisa meringankan rasa sakit tersebut. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk pembuktianya secara ilmiah.
  • Tukak lambung. Beberapa penelitian menyatakan sakit tukak lambung dapat diatasi dengan mengonsumsi kunyit.
  • Dispepsia (Maag). Menurut penelitian, mengonsumsi kunyit juga bisa membantu mengurangi gejala perut kembung pada penderita dispepsia .
  • Kanker.  Menurut beberapa penelitian, kurkumin dapat mengurangi pertumbuhan pembuluh darah baru pada tumor, penyebaran kanker, serta berkontribusi terhadap kematian sel kanker.
  • Produksi gas pada pencernaan. Buang gas (kentut) memang penting untuk memastikan bahwa pencernaan Anda baik-baik saja, tapi kalau sudah berlebihan? Tandanya ada yang salah dengan perut Anda. Manfaat kunyit untuk pencernaan yang bermasalah ini, ampuh untuk mengurangi tekanan gas dalam perut. Senyawa kunyit berfungsi mengurangi asam pada perut yang berlebih, yang juga membuat perut menjadi kembung. Caranya, coba tuang satu sendok bubuk kunyit halus ke dalam satu gelas air hangat berukuran sedang. Lihat hasil baiknya, selama 2 minggu dengan konsumsi rutin.
  • Diare. Akibat konsumsi obat, keracunan makanan, virus, dampak alergi, dan makanan yang tidak sehat nyatanya dapat mengakibatkan diare. Dengan meminum ramuan herbal teh kunyit, diare Anda bisa disembuhkan. Kandungan magnesium dan kalium pada kunyit membantu melawan dehidrasi dan menyeimbangkan cairan tubuh yang terkuras akibat serangan diare.

Efek Samping Kunyit

Sampai saat ini, belum ditemukan adanya efek samping dari penggunaan kunyit pada dosis rendah. Sebuah penelitian mencatat bahwa tidak terjadi efek samping pada orang yang mengonsumsi kunyit 490 mg tiap hari selama seminggu.

Walau demikian, kunyit yang dikonsumsi dalam jumlah berlebihan dapat membuat detak jantung menjadi abnormal. Efek samping lain yang ditimbulkan dari pemakaian kunyit secara berlebihan yaitu:

  • Reaksi alergi, seperti ruam.
  • Gangguan pada kantung empedu.
  • Perdarahan.
  • Gangguan hati.
  • Kontraksi uterus.
  • Gangguan perut dan pencernaan.
  • Mengurangi kesuburan pada pria.

Sebaiknya konsumsi kunyit sebagai suplemen dilakukan secara hati-hati. Hindari untuk ibu hamil dan menyusui, penderita diabetes, penderita gangguan pendarahan, pria yang ingin memiliki anak, orang yang kekurangan zat besi, dan pasien yang akan menjalani operasi.

Manfaat kunyit memang belum bisa dipastikan sepenuhnya, karena masih membutuhkan bukti dan penelitian lebih lanjut. Namun, mengingat sudah ada penelitian yang memberi nilai positif pada khasiatnya, tidak ada salahnya mencoba melakukan pengobatan dengan tanaman herbal ini. (Dari Berbagai Sumber - 234)