Salam untuk Kolesterol

Rabu, 01 Mei 2019, 20:19 WIB

Daun salam (Syzygium polyanthum) | Sumber Foto:Istimewa

AGRONET -- Salah satu masalah kesehatan yang sangat ditakuti adalah tingginya kolesterol, yang dapat menimbulkan masalah kesehatan lain seperti jantuna dan stroke. Masalah kesehatan ini mudah datang karena gaya hidup yang tidak sehat, khususnya dalam hal pola makan. Untuk menurunkan penyakit ini, Anda bisa mengonsumsi ramuan herbal yang  dipercaya berkhasiat sebagai obat kolesterol, salah satunya daun salam.

Siapa yang tidak mengenal daun salam? Daun ini biasa digunakan sebagai tambahan penyedap dan aroma alami dalam masakan. Dengan menambahkan daun salam,  masakan akan terasa lebih sedap dan mantap aromanya.

Daun salam (Syzygium polyanthum)  merupakan tanaman rempah yang mudah cara penanamannya. Tanaman yang berukuran sedang dan bisa mencapai tinggi 30 meter ini merupakan tanaman liar yang bisa tumbuh di mana saja.

Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Biochemistry and Nutrition  tahun 2009 lalu, dihasilkan fakta bahwa setelah 30 hari rutin mengonsumsi 1-3 gram daun salam setiap hari mampu menurunkan kadar kolesterol total hingga 24 persen, kadar trigliserida hingga 34 persen, kadar kolesterol jahat turun hingga 40 persen, dan kadar kolesterol baik bisa ditingkatkan hingga 29 persen.

Selain itu, mengonsumsi air rebusan daun salam dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) hingga 29 persen dalam tubuh. Tak hanya itu, tingginya kadar vitamin C, vitamin A, zat besi, kalsium, magnesium, asam caffeic, eugenol, katekin, dan quercetin juga bisa memberikan dampak positif bagi kesehatan tubuh.

Kandungan senyawa pada daun salam

Manfaat daun salam dapat diketahui dari kandungan senyawa yang terdapat di dalamnya. Selain untuk penambah aroma pada makanan, daun salam juga dimanfaatkan untuk kesehatan dan pengobatan. Kandungan kimia yang dijumpai pada daun salam di antaranya sebagai berikut.

  1. Antioksidan
    Kandungan antioksidan pada daun salam mampu untuk mengobati beberapa penyakit.
  2. Rutin, salisilat, asam caffeic, dan fitonutrien
    Empat kandungan tersebut diyakini mampu meningkatkan kesehatan jantung dan mencegah penyakit stroke, serta mencegah penyakit kanker.
  3. Flavonoid
    Senyawa lain berupa flavonoid pada daun salam berfungsi untuk membantu menormalkan darah penyakit hipertensi.
  4. Asam laurat
    Kandungan kimia asam laurat ini dimanfaatkan sebagai obat alami pengusir serangga.
  5. Vitamin
    Vitamin yang terkandung pada daun salam di antaranya vitamin A dan vitamin C.

 Membuat ramuan daun salam

Cara membuat obat tradisional kolesterol daun salam sangat mudah. Pertama, siapkan 10 hingga 15 lembar daun salam yang sudah dicuci dengan air hingga bersih dan kemudian merebusnya dengan 3 gelas air.

Jika air yang tersisa tinggal sekitar satu gelas, segera matikan kompor dan kemudian saring air rebusan daun salam. Biarkan hingga dingin dan air ini pun siap untuk dikonsumsi di malam hari.

Dosis daun obat kolesterol ini berbeda untuk setiap orang, karena tergantung dari kondisi kesehatan, umur dan beberapa kondisi lainnya. Penggunaan obat herbal tidak selalu aman digunakan. Oleh karena itu, konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter untuk mendapatkan dosis yang tepat.

Agar kadar kolesterol dalam tubuh tetap normal, beberapa hal lain yang juga tidak boleh dilewatkan adalah olahraga secara teratur, mengurangi konsumsi makanan-makanan terlalu manis dan asin.(234)