Memilih Telur Ayam

Senin, 30 April 2018, 22:46 WIB

Telur ayam | Sumber Foto:Pixabay

AGRONET-Salah satu komoditas bahan pokok yang banyak digunakan oleh ibu rumah tangga dan pemilik rumah/warung makan adalah telur (ayam). Para ibu maupun pengelola usaha kuliner tentu ingin mendapatkan telur ayam segar saat belanja di toko maupun pasar. Berikut ini cara memilih telur berkualitas.

  1. Cara pertama adalah melihat warna cangkang. Telur segar biasanya cangkangnya berwarna cerah dan pekat. Telur yang sudah lama cenderung berwarna kusam dan keruh. Terkadang telur yang sudah lama cangkangnya timbul bintik-bntik hitam karena ada jamur yang mulai tumbuh.
  2. Guncang-guncanglah telur secara pelan di dekat telinga Anda. Telur yang segar tidak akan menimbulkan suara jika diguncang perlahan. Hal ini lantaran pada telur segar, bagian putihnya mengikat erat kuning telur. Sebaliknya, telur yang sudah lama akan bersuara bila diguncang pelan-pelan. Ini karena bagian putih telur sudah lebih encer.
  3. Pilihlah telur berukuran sedang. Telur yang ukurannya lebih besar dari rata-rata justru kemungkinan dalam kondisi tidak normal. Sedangkan telur yang ukurannya terlalu kecil, kemungkinan dihasilkan oleh induk ayam yang masih sangat muda atau belum matang untuk menghasilkan telur.
  4. Telur yang bentuknya lebih bulat lazimnya memiliki ukuran kuning telur yang lebih besar dan padat. Bentuk telur yang lebih bulat (kuning telurnya besar) biasanya dicari oleh para produsen kue karena kuning telur merupakan bahan utama yang amat dibutuhkan dalam proses pembuatan kue.
  5. Cara berikutnya, sentuhlah cangkang telur. Permukaan cangkang telur yang teksturnya kasar dan ada butiran-butiran putih, itu justru memandakan telur tersebut masih segar. Waspadai telur yang permukaan cangkangnya mengkilat dan mulus. Boleh jadi itu telur yang sudah disimpan lama.
  6. Anda bisa menggunakan indera penciuman untuk menilai segar-tidaknya sebutir telur. Dekatkan posisi telur pada hidung Anda lalu hirup kuat-kuat. Bila aromanya seperti telur busuk, bisa dipastikan isi telur itu pun sudah busuk.
  7. Ini cara untuk memastikan segar atau tidaknya sebutir telur. Persiapkan wadah bening dan isilah dengan air. Masukkan telur secara perlahan agar tidak pecah, lalu perhatikan beberapa tanda berikut ini:
  • Telur yang tenggelam dalam posisi tidur adalah telur yang masih segar dan baru berusia beberapa hari.
  • Telur yang tenggelam dalam posisi tidur, tetapi ujungnya yang lebih lebar sedikit terangkat, berarti telah berusia 1 minggu dan biasanya masih layak untuk dikonsumsi.
  • Telur yang tenggelam dengan ujung runcing dan ujung lebarnya sedikit mencuat seperti mengambang, berarti  memiliki usianya sudah sekitar 3 minggu.
  • Telur yang mengambang hingga mencapai ke permukaan air adalah telur yang sudah rusak/busuk dan sangat tidak layak untuk dikonsumsi.
  1. Cara ini sulit bisa dijalankan di depan penjual telur. Teroponglah telur dengan menggunakan lampu pijar dengan langkah sebagai berikut:
  • Dekatkan ujung telur yang nampak runcing ke lampu karena rongga udara di dalam telur terdapat di bagian ini.
  • Tampak bayangan dalam telur yang menunjukkan kuning telur berada di bagian tengah dan tidak mudah bergerak meskipun diguncang secara perlahan.
  • Tidak ada noda atau bercak apa pun di dalam telur.
  • Rongga udara di dalam telur yang masih baru tampak lebih sedikit karena bila rongga telur tampak lebih banyak itu tandanya usia telur sudah cukup lama.
  1. Untuk mengecek telur masih segar atau busuk, ada cara lain, yakni memecahkan telur dan memasukkan dalam sebuah wadah, lalu lihat langsung isinya.
  • Bila telur masih baru akan terlihat sangat kental setelah dipecahkan.
  • Jika telur sudah berusia satu mingguan, maka putih telurnya tampak lebih lebar/luas.
  • Telur yang sudah berusia 2–3 mingguan, bagian putih lebih keruh dengan tekstur yang sedikit encer.
  • Jika telur berwarna abu-abu dengan bagian kuning yang sudah tercampur dengan putih, serta mengeluarkan aroma tidak sedap maka tandanya telur itu sudah busuk.

Telitilah sebelum Anda membeli. Selamat mencoba dan berhati-hatilah. (berbagai sumber/442)

BERITA TERKAIT