Menghilangkan Kolesterol dan Diabetes dengan Pare

Jumat, 11 Mei 2018, 15:38 WIB

Jus pare. | Sumber Foto:Istimewa

AGRONET-Sayuran ini memang tak terlalu populer. Namanya pare. Ya pare memang masih kalah populer dibanding bayam, kangkung, atau sawi yang hampir selalu ada dan kita jumpai dalam aneka masakan sehari-hari.

Kita mungkin paling sering menjumpai sayur pare saat membeli siomay atau gado-gado. Itu pun biasanya hanya ada beberapa potong. Bahkan banyak pula yang tak suka sehingga sayur yang permukaan kulitnya berwarna hijau dan kasar berbintik-bintik itu harus dibuang.

Secara umum, sayur pare memang terasa pahit. Akan tetapi bagi yang ahli memasak, potongan sayur pare bisa dihilangkan rasa pahitnya. Ada yang dicampur teri atau bumbu lainnya sehingga rasa pahit itu tak muncul.

Mungkin banyak yang belum tahu, bahwa sayur pare juga memiiki aneka manfaat. Di balik rasa pahitnya, pare ternyata punya aneka khasiat untuk kesehatan. Beberapa ahli kesehatan menyarankan untuk mengonsumsi pare dengan cara dijadikan jus (bijinya bisa dibuang) dan dicampur dengan buah-buahan yang bisa menghilangkan aroma pahit. Jenis buahnya bisa apa saja yang kita sukai. 

Pare tergolong sayur yang rendah kalori. Kandungan lemak dan karbohidratnya teramat sedikit. Karena itu, pare sangat dianjurkan untuk dikonsumsi bagi yang ingin menurunkan berat badannya. Pare juga memiliki kemampuan untuk membentuk sel baru dalam tubuh. Sel-sel yang lemah akan lebih mudah digantikan oleh sel baru dengan mengonsumsi pare.

Kandungan yang cukup tinggi dalam sayur pare adalah potasium atau kalium. Potasium berguna untuk mengendalikan tekanan darah. Zat itu  bisa punya untuk menjaga kesehatan tulang, menjaga kesehatan ginjal, dan mengendalikan tekanan darah. Potasium juga memiliki sifat yang membantu  penyerapan kelebihan sodium atau natrium.

Selain itu, dengan mengonsumsi secara teratur, pare bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol. Turunnya kadar kolesterol itu juga bisa menngurangi risiko penyakit jantung maupun stroke.

Ada satu zat lagi dalam sayuran pare yang disebut polyptide-p. Komponen ini memiliki fungsi yang sangat mirip dengan insulin. Ini sangat berguna bagi penderita diabetes tipe 2. Apabila penderita diabetes tipe 2 secara rutin mengonsumsi sekitar 2.00 mg jus pare, maka kadar gula dalam darahnya akan bisa turun.

Ada baiknya mencoba pare lebih sering lagi sebagai sayuran pelengkap makanan kita. Siapa tahu hal itu cocok dan memberi manfaat bagi kesehatan tubuh Anda. (berbagai sumber/442)

BERITA TERKAIT