Tujuh Tanaman yang Pas Ditanam Saat Kemarau

Kamis, 19 Juli 2018, 13:17 WIB

Mentimun

AGRONET -- Musim kemarau tiba. Kekeringan mulai melanda sebagian daerah di Indonesia seperti: Purwakarta, Bantul, Sragen, dan Mojokerto. Bagi Anda yang ingin mulai menanam sayur pada musim kemarau, sepertinya perlu untuk memperhatikan jenis tanaman apa saja yang hanya membutuhkan air dalam jumlah sedikit. Agar tanaman di kebun Anda dapat tumbuh dan panennya bisa Anda nikmati.

Dan berikut ini merupakan jenis tanaman yang dikenal tidak membutuhkan air dalam jumlah yang banyak.

1. Mentimun

Meskipun buahnya memiliki kadar air yang banyak, mentimun ini tak membutuhkan air yang banyak. Justru mentimun membutuhkan kondisi yang hangat dan cenderung panas dengan intensitas matahari yang banyak untuk dapat tumbuh subur dan berbuah banyak. Mentimun rata-rata membutuhkan 75 hari dari awal tanam hingga awal pemanenan.

2. Terong

Sama dengan mentimun, terong juga tidak membutuhkan air terlalu banyak dan dapat tumbuh baik dengan kondisi panas. Terong dapat dipanen setelah berumur 70-80 hari setelah tanam.

3. Labu

Labu lebih cepat tumbuh jika ditanam di tempat panas dari pada di tempat dingin. Rasanya pun akan lebih manis jika dibandingkan dengan labu yang ditanam di daerah dingin. Rata-rata labu dapat dipanen pada umur 50-60 hari setelah tanam.

4. Kacang panjang

Pemeliharaan yang relatif lebih mudah dari tanaman serupa membuat petani lebih tertarik menanam tanaman ini. Selain itu, kacang panjang juga memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Ketika ladang sedang kering, biasanya petani akan beralih dan menanam kacang panjang karena memiliki daya tahan yang tinggi terhadap kekeringan.

5. Jagung

Menanam jagung pada musim kemarau adalah pilihan yang cukup bijak, sebab jagung dapat tumbuh dengan baik di kondisi tanah yang tidak memiliki banyak air. Nilai jualnya yang juga cukup tinggi juga bisa menjadi pertimbangan bila ingin beralih menanam komoditas ini barang satu kali masa tanam. Jagung dapat dipanen setelah berumur 60-100 hari setelah tanam, tergantung pada perawatan yang dilakukan.

6. Umbi-umbian

Baik singkong maupun ubi jalar memerlukan jumlah air yang sedikit untuk bisa tumbuh subur. Singkong dan ubi jalar terkenal tidak manja terhadap air dan dapat ditanam dimana pun dan kapan pun. Terlebih jika dirawat dengan baik, hasil panen komoditas ini bisa melimpah.

7. Kedelai

Bertanam komoditas ini juga termasuk menggiurkan dan baik ditanam saat musim kemarau dan lahan yang kering. Kedelai dapat dipanen ketika berumur 75-90 hari setelah tanam.

Dengan pengelolaan yang baik, komoditas-komoditas ini akan menghasilkan produk yang tidak mengecewakan. Namun perlu diperhatikan pula tanaman apa yang cocok untuk daerah masing-masing. Mulai dari ketinggian lokasi di atas permukaan laut hingga kadar pH.

Perhatikan pula varietas yang ingin ditanam, pastikan sesuai dengan kondisi lahan yang kering. Komoditas-komoditas ini tentu juga perlu perawatan dan walaupun komoditas ini tahan terhadap kekeringan, bukan berarti tanaman ini tak perlu disiram. Penyiraman tetap harus diberikan seperlunya. (222)

 

BERITA TERKAIT