Cara Tepat Memilih Durian

Senin, 11 Pebruari 2019, 15:27 WIB

Agar tidak kecewa, kita perlu tahu cara yang tepat memilih durian yang manis dan rasanya nikmat. | Sumber Foto:Istimewa

AGRONET -- Bulan Februari ini adalah bulan dimana buah durian sedang berlimpah. Bagi pecinta durian, tentu tidak akan melewatkan musim durian. Momen berburu durian selalu jadi kesenangan tersendiri bagi para penikmat durian.

Durian adalah buah tropis yang sangat dicintai sebagian orang tapi juga dihindari oleh beberapa orang. Bagi Anda pencinta durian, mencium aromanya saja sudah pasti ingin langsung melahapnya.

Sering saat kita memilih durian, sudah merasa yakin akan mendapat buah durian enak. Namun setelah dibuka rasanya hambar. Terkadang masih mentah atau bahkan sudah terlalu matang. Padahal durian sudah terlanjur dibeli dengan harga yang mahal.

Agar tidak kecewa, kita perlu tahu cara yang tepat memilih durian yang manis dan rasanya nikmat.

Aroma durian yang tajam membuat buah yang satu ini sangat khas dan terkenal hingga ke seluruh dunia. Aroma pada durian bisa menjadi petunjuk apakah daging durian manis, enak dan matang. Tak hanya dari aroma, ada beberapa cara untuk memilih buah  durian yang tepat.

  1. Aroma

Aroma  durian bisa menjadi trik memilih durian yang enak. Cium baunya terlebih dahulu. Jika sudah tercium aroma yang harum maka bisa dipastikan bahwa daging buah durian tersebut manis. Meski kulit durian masih tertutup rapat, namun aroma durian yang matang dan manis bisa tercium. Cara ini adalah cara paling konvensional yang sudah umum dilakukan para pembeli. Angkat durian, lalu dekatkan ke hidung, maka aroma harum bisa tercium tanpa harus menyayatnya. 

  1. Jangan terpaku warna kulitnya.

Warna kulit tidak menjamin kematangan dan rasa. Warna durian memang berbeda-beda, seperti hijau, kuning dan coklat. Kulitnya yang berwarna hijau tak selamanya belum matang, karena bisa jadi memang warna khasnya dari jenis durian tersebut. 

  1. Perhatikan durinya.

Pilih durian dengan bentuk duri pendek dan jarang, karena dipercaya biasanya dagingnya lebih tebal dan lebih manis dibandingkan duri panjang dan berdempet atau terlalu banyak. Duri tersebut bisa menjadi tanda buah daging yang sedikit. 

  1. Ketuk-ketuk durian dan dengarkan suaranya.  

Cara ini sering dilakukan oleh para penjual durian ketika memilihkan untuk pembelinya, dengan cara mengetuk-ketuk durian. Jika takut dengan durinya, mintalah kepada penjual untuk mengetuknya, lalu cermati bunyi yang timbul. Jika durian sudah matang, maka bunyinya akan terasa sedikit berat dan terendam seperti "bluk-bluk". Jika suaranya ‘plek-plek’ maka durian tersebut belum matang. Jika suaranya serasa seperti rongga, maka bisa menjadi tanda bahwa durian sudah tak lagi segar. 

  1. Jangan pernah menerima durian yang kulitnya sudah terbuka.

Kulit yan terbuka ini bisa membuat durian menjadi hambar. Meskipun sering kali ditawarkan lebih murah, dan bagian yang terbuka kecil tak seberapa, sebaiknya jangan dibeli. Kulit yang terbuka membuat daging durian terkena angin dan perlahan menghilangkan aroma harum dan rasa manisnya. Jangan kaget jika ketika dibuka, durian hambar. 

  1. Tangkai Durian.

Jika tangkainya tebal dan pendek maka daging yang ada di dalamnya banyak. Durian dengan tangkai yang tebal dan pendek menunjukkan bahwa daging buah tersebut tebal dan banyak. Hal sebaliknya jika tangkainya ramping dan panjang bisa pertanda daging tersebut sedikit dan tidak terlalu tebal. Namun tips ini cukup sulit karena biasanya pedagang sudah memotong tangkainya.

 Lihat juga bagian tangkai atas durian. Jika tangkai tidak bergetah atau sudah kering maka durian sudah lama diambil dari pohon. Sebaiknya carilah durian yang masih bergetah di bagian atasnya yang pertanda baru diambil dari pohon. 

  1. Bentuk Durian.

Tak semua durian bentuknya bulat, ada juga yang berbentuk lonjong. Pilihlah durian yang bulat dan hindari yang lonjong. Biasanya durian bulat mempunyai daging yang lebih banyak dibanding durian lonjong. 

  1. Berat Durian.

Buah durian dengan berat yang ringan pertanda kalau buah duriannya matang dan berlimpah. Semakin berat durian, pertanda bijinya yang besar, bukan dagingnya. Semakin besar biji, maka dagingnya semakin tipis. 

Nah, mumpung masih musimnya, siap menikmati durian?  Mari kita berburu durian enak, isi banyak, daging tebal… murah pula harganya. (234)