Tips Memilih Benih Cabai Rawit

Senin, 13 Mei 2019, 11:11 WIB

Proses terpenting untuk memulai menanam cabai dalam pot adalah mendapatkan benih cabai yang potensial, yang cepat tumbuh dan cepat panen. | Sumber Foto:Istimewa

AGRONET -- Cabai rawit sudah menjadi bahan pelengkap wajib yang digunakan sebagai bumbu ataupun sambal.  Cabai kathur atau yang biasa dikenal dengan nama cabai rawit merupakan buah dari tumbuhan anggota Genus Capsicum.  Sangat mudah didapatkan di pasar, di setiap warung , tukang sayur keliling pasti menyediakan cabai rawit. Selain menjadi bahan wajib pelengkap bumbu masak karena memberi rasa pedas,  kandungan gizi pada cabai rawit  memberi banyak manfaat juga bagi kesehatan, sehingga cabeairawit selalu digemari oleh masyarakat.

Masalahnya, harga cabai  sering tidak menentu. Terkadang tiba tiba naik secara  drastis, membuat harga cabai rawit lebih mahal dibanding dengan harga bumbu dapur lainnya.  Kondisi tersebut  terkadang membuat cabai seperti barang langka dan barang mewah. 

Bagi pecinta pedas,  bisa saja mendapatkan cabai rawit tanpa harus mengeluarkan biaya mahal yaitu dengan menanam cabai rawit di rumah. Selain tidak perlu bersusah payah untuk pergi ke pasar, menanam cabeaidalam pot- pot kecil akan membuat rumah lebih hijau sekaligus menjadi kegiatan pengisi waktu kosong dan  penyaluran hobi.  Proses terpenting untuk memulai menanam cabai dalam pot adalah mendapatkan benih cabe yang potensial, yang cepat tumbuh dan cepat panen.

Ada dua cara dalam proses pembenihan dalam menanam cabai rawit dalam pot. Yaitu dengan cara membelinya di pasar benih ataupun mengambilnya dari cabai rawit yang telah matang.  Berikut tips untuk mendapatkan  bibit atau benih cabai rawit :

  • Untuk biji yang dibeli di pasar benih,  langsung buka kemasannya dan pilih biji yang baik untuk disemaikan.
  • Setelah biji dipilih, rendamlah dulu dalam air selama kurang lebih 4 hingga 7 jam, hal ini bertujuan untuk menghentikan proses dormansi pada biji. Sehingga biji cabe rawit dapat bertunas dengan baik.
  • Setelah direndam, kemudian biji dikeringkan menggunakan tisu. Dan biji siap untuk disemaikan.
  • Jika memilih menggunakan biji cabai rawit dari buahnya. Pertama pilih buah cabai yang sudah tua dengan kondisi yang agak sedikit mengering pada ujungnya.
  • Keluarkan semua biji cabai. Lalu cuci bersih dan hilangkan lendirnya. Setelah itu jemur sebentar hingga kering dan biji siap untuk disemaikan.
  • Memilih biji cabai rawit dengan memerhatikan biji saat direndam. Biji yang baik akan tenggelam dan yang berkualitas buruk akan mengapung. Pilihlah biji yang tenggelam.

Setelah mendapatkan biji yang baik, langkah budi daya lain siap dilakukan. Selamat mencoba. (Dari Berbagai Sumber. 234)