Tips Merawat Ikan Discus Agar Tetap Sehat

Selasa, 21 Mei 2019, 10:55 WIB

Ikan discus terbilang mudah dirawat. | Sumber Foto:Istimewa

AGRONET --Ikan peliharaan discus hias memiliki corak berwarna warni, anggun dan karismatik menarik perhatian peternak ikan. Ikan peliharaan discus hias dianggap memerlukan tingkat perawatan yang lebih tinggi dari pada ikan aquarium lainnya.

Persyaratan dasarnya adalah aquarium yang besar dan air bersih yang stabil. Ikan peliharaan discus hias dapat dipelihara dengan banyak atau jenis ikan lain selama mereka membutuhkan kondisi air yang sama, namun ikan peliharaan discus hias tidak cocok dengan ikan yang agresif.

Beberapa permasalahan yang paling sering terjadi terhadap ikan discus hias adalah stress. Hal ini mengakibatkan ikan peliharaan discus hias mudah terserang penyakit. Selain itu, setiap aquarium mempunyai koloni mikroorganisme yang bermanfaat bagi ikan dan penyebab penyakit pada ikan. Namun, hal ini tidak akan terjadi apabila kita mengetahui cara merawat ikan peliharaan discus hias ini. 

Berikut beberapa info mengenai cara merawat discus bagi pemula:

  • Suhu akuarium optimal untuk discus adalah sekitar 82 ° F - 88 ° F (28 ° C-31 ° C). Perlu diperhatikan bahwa suhu air yang lebih tinggi dapat menurunkan oksigen di dalam akuarium.
  • Ideal pH air untuk discus adalah sekitar 6,5. Jika pH air lebih dari 7 atau di bawah 6 dapat menyebabkan discus stres. Spesies Discus telah dikenal berkembang di pH setinggi 7,8 asalkan ada sedikit perubahan.
  • Kesadahan air relatif harus 1dH - 8dH. Ini akan sama seperti kondisi relatif mirip dengan sungai amazon. Beberapa tank diperlukan untuk menahan dH lebih tinggi. Kesadahan air dapat melunak dengan penambahan sepotong kayu apung ke dalam akuarium.
  • Untuk ukuran discus jenis jantan dan betina dapat tumbuh menjadi sekitar 6,5 "(16.5cm) selama dua tahun.
  • Discus sangat peka terhadap kadar amonia. Akan terlihat ada penurunan dari warna dan napas berat jika amonia hadir. Perubahan air segera diperlukan.
  • Discus membutuhkan air akuarium yang diganti minimal 50% setiap minggu untuk mengurangi nitrat dan mengisi mineral. Discus adalah pengumpan dan kontributor besar untuk nitrat dalam akuarium. Pastikan dechlorinate air sebelum berubah.
  • Discus biasanya dikombinasikan dengan akuarium yang telah dipasang tangki dengan injeksi CO2 biasanya akan menunjukkan pH rendah sekitar 6,8 yang sempurna untuk discus. Discus merupakan spesies dari amazon akan merasa seperti di rumah apabila ditambahkan dengan campuran tanaman batang.
  • Kayu apung juga sangat baik yang akan membantu ikan ini merasa di rumah. Ini akan menambah keindahan akuarium dan juga akan melembutkan air dan menurunkan pH untuk lingkungan yang sesuai.

Beberapa penggemar discus percaya, ini adalah cara terbaik untuk merawat discus meskipun tidak estetis. Ini adalah cara yang pasti untuk menjaga kualitas air yang stabil. Peternakan discus dianjurkan untuk menempatkan mereka ke dalam tangki yang dipercaya aman. Memiliki sejumlah keunggulan termasuk lingkungan yang aman dan perawatan akuarium yang mudah.

Discus bersifat karnivora, maka makanan terbaik adalah dengan cacing darah, jantung sapi dan kemudian pelet.

Jantung sapi sangat baik untuk makanan discus. Kelemahan dari jantung sapi adalah dapat mencemari tangki. Jadi, pastikan untuk melakukan pemeliharaan rutin dan mematikan filter selama waktu makan.

Untuk pewarnaan terbaik dari discus Anda, perlu untuk memberi mereka makan makanan yang bervariasi dari olahan dan makanan beku. Discus biasanya kurang menyukai makan di permukaan air.

Waspadalah terhadap blackworms hidup (lalat kamar mandi) karena mereka sering membawa parasit yang dapat menyebabkan discus Anda menjadi tidak sehat. (Dari berbagai sumber. 234)