7 Tips Agar Ikan Hias Tetap Sehat dan Indah

Selasa, 20 Agustus 2019, 10:30 WIB

Memelihara ikan hias, gampang-gampang susah. | Sumber Foto:Dok Istimewa

AGRONET --  Pada dasarnya setiap jenis ikan hias membutuhkan perawatan berbeda, tergantung ukuran dan karakter ikan. Secara umum ikan hias hasil kawin silang memiliki daya tahan tubuh yang lebih lemah. Begitu juga ikan yang berukuran kecil rentan menjadi mangsa ikan lain. 

Memelihara ikan hias memang  gampang-gampang susah. Beberapa tips memelihara ikan hias  berikut dapat dilakukan, agar tetap sehat dan terjaga keindahannya :

  1. Saat awal ikan akan dimasukkan, siapkan air tiga hari sebelumnya. Perhatikan kualitas air yang akan dipakai. Secara umum air PAM dapat digunakan, hanya saja perlu ditambah sedikit zat klorin untuk menetralkan kandungan kaporitnya. Untuk menghilangkan kuman masukkan setetes metlin blue setiap 25 liter air.
  2. Jaga kualitas air akuarium atau kolam. . Pergantian air secara rutin sangat dianjurkan untuk menetralkan kadar amoniak dari kotoran ikan. Setiap hari atau setiap tiga hari kira-kira 10 persen dari jumlah air sebaiknya diganti.
  3. Pilih pakan ikan yang sesuai. Setiap produsen ikan biasanya sudah menjelaskan produknya cocok untuk ikan jenis apa. Pilihan makanan ikan di pasaran juga beragam.
  4. Beril pakan  secara teratur. Intensitas pemberian makanan tergantung pada jumlah makanan. Lebih sering memberi makanan dalam porsi kecil lebih bagus daripada hanya sekali dengan porsi besar. Pasalnya, pemberian porsi besar membuat akuarium cepat kotor karena timbunan makanan sisa.
  5. Pilih bibit ikan yang baik. Bibit ikan hias yang paling baik tentu yang asli dari negara asalnya. Saat ini di Indonesia, khususnya di wilayah Jabodetabek, ada banyak peternak yang menjual bibit ikan hias impor. Selain itu tersedia pula ikan hias yang diternakkan dari bibit aslinya.
  6. Perhitungkan kepadatan ikan. Sesuaikan ukuran akuarium /kolam dengan jumlah dan ukuran ikan. Sebaiknya ikan yang berukuran kecil digabung dengan yang ukurannya tak jauh beda, seperti jenis neon tetra, kongo, dan rambo. Penggabungan ikan besar dengan ikan kecil dapat berakibat fatal.
  7. Jika ada ikan yang terkena penyakit, sebaiknya segera pisahkan, lalu beri pengobatan seperlunya. Penyakit yang sering menjangkit ikan hias adalah white spot, jamur, dan cacing. Arak merah dapat menjadi alternatif untuk mengobati ikan yang terluka. Selesai diobati sebaiknya ikan hias yang sakit tadi tak dikembalikan ke akuarium yang sama. Lebih baik digabungkan bersama ikan lain yang pernah sakit. (234)