Memerah Sapi yang Benar agar Susu Berkualitas

Jumat, 06 September 2019, 15:00 WIB

peternak sapi perah harus melaksanakan proses pemerahan susu yang baik untuk memastikan bahwa susu yang dijual adalah susu yang berkualitas terbaik. | Sumber Foto:Istimewa

AGRONET -- Susu Sapi merupakan salah satu minuman yang memiliki kandungan manfaat bagi tubuh manusia. Kandungan kalsiumnya sangat bagus untuk pertumbuhan tulang dan gigi.  Selain itu juga tulang, kulit, otot serta  otak pun menerima manfaat dari  mengonsumsi susu. 

Memerah susu sapi adalah kegiatan mengambil susu sapi dari dalam ambing dan dikeluarkan dari puting sapi. Teknik memerah ada dua, manual dan otomatis. Manual menggunakan tenaga tangan dan jari kita sedangkan otomatis menggunakan tenaga mesin. 

Bagi peternak sapi perah, pemerahan susu yang baik berperan penting dalam memproduksi susu berkualitas.

Sebelum membawa susu ke pusat pengumpulan susu atau koperasi susu, peternak sapi perah harus melaksanakan proses pemerahan susu yang baik untuk memastikan bahwa  susu yang dijual adalah susu yang berkualitas terbaik.

Untuk mendapatkan susu  sapi berkualitas baik, hal-hal yang harus diperhatikan  peternak sapi perah saat pemerahan secara manual adalah sebagai  berikut:

- Sebelum memerah susu sapi, peternak perlu memastikan kandang sapi, alat, dan tangan harus bersih. 

- Cuci tangan terlebih dahulu

- Puting  sapi dicuci dengan air hangat

- Gunakan pelicin seperti handbody sebelum memulai pemerahan, untuk menghindari luka pada puting sapi.

-.Lakukan pemerahan, biasanya satu ekor sapi membutuhkan waktu 10-15 menit untuk sekali pemerasan

Adapun penanganan susu yang baik  agar kualitas tetap terjaga meliputi:

1. Membersihkan dan mengeringkan putting (ambing) sapi dengan benar sebelum memerah susu.

Sebelum memerah susu, peternak sapi perah perlu memastikan bahwa ambing sapi sudah kering dan bersih. Ambing sapi yang kering dan bersih juga dapat memastikan akan lebih sedikit bakteri atau benda asing lain yang masuk ke dalam susu.

2. Standar milk can atau wadah penyimpanan susu harus bersih dan higienis.

Cara termudah untuk memastikan kebersihan milk can adalah dengan membersihkannya sebelum dan sesudah dipakai. Setiap  pusat pengumpulan susu  atau koperasi susu biasanya menyediakan air bersih, sabun, dan desinfektan untuk membersihkan kaleng susu.

3. Susu harus disaring sebelum dimasukkan ke dalam milk can.

Selain memastikan milk can harus higienis, peternak sapi perah perlu menggunakan saringan bersih sebelum susu dimasukkan ke dalam milk can. Penyaringan dilakukan untuk memastikan tidak ada benda asing yang masuk dan berpotensi merusak susu.

4. Susu pertama harus dibuang.

Susu pertama yang dihasilkan dari pemerahan pertama perlu dibuang karena biasanya mengandung banyak bakteri. Susu ini tidak akan memenuhi syarat sebagai susu berkualitas baik di pusat pengumpulan susu ataupun koperasi susu.(234)