Naik Spoor Gula di Agrowisata Sondokoro

Senin, 29 Oktober 2018, 00:43 WIB

Di dalam kawasan agrowisata Sondokoro, pengunjung dapat menaiki kereta sambil menikmati suasana agrowisata. | Sumber Foto:Agrowisata Sondokoro

AGRONET – Jika pernah berlibur ke kota Solo, kemana tujuan Anda ? Pasar Klewer, Toko Orion, Grojogan Sewo, Kraton, Kampung Batik Kauman, Pura Mangkunegaran, Pasar Triwindu atau wisata kuliner seperti Soto Gading? Jika bosan, tidak ada salahnya sesekali mencoba destinasi wisata yang berbeda. Agrowisata Sondokoro adalah salah satu pilihan.

Agrowisata Sondokoro terletak tidak jauh dari wisata Grojogan Sewu. Tepatnya di jalan Mangkunegara, Bojonegoro, Ngijo, Tasikmadu, Surakarta, Jawa Tengah. Jika ditempuh dari kota Solo, hanya butuh waktu perjalanan sekitar 40 menit.

Di dalam agrowisata Sondokoro terdapat pabrik gula yang didirikan pada tahun 1871 oleh KGPAA Mangkunegara IV. Namanya Pabrik Gula Tasikmadu. Pabrik gula ini didirikan sepuluh tahun setelah Pabrik Gula Colomadu yang juga didirikan oleh KGPAA Mangkunegara IV. Saat itu, Pabrik Gula Colomadu adalah yang terbesar di Asia Tenggara.

Sejak awal berdiri Pabrik Gula Tasikmadu dioperasikan oleh tenaga Indonesia. Tidak pernah ada campur tangan asing. Dan hebatnya lagi, hingga saat ini pabrik gula ini masih beroperasi. Apalagi jika sedang panen raya tebu. Pengoperasiannya dilakukan oleh pemerintah, yaitu PTPN IX.

Sebelum menjadi agrowisata, pabrik gula ini tertutup untuk umum. Namun pada tahun 2005 lahir gagasan untuk membuat agrowisata. Hal ini membuat orang dapat berkunjung melihat proses pembuatan gula di pabrik dengan suasana ”tempo dulu”. Tidak hanya itu, pengunjung juga dapat belajar sejarah dan menimba pengetahuan.

Perjalanan Agrowisata Sondokoro sekitar 13 tahun telah membuatnya menjadi salah satu tujuan wisata favorit di kota Solo. Pengunjungnya datang tidak hanya dari kota Solo dan sekitarnya. Namun, banyak pula yang datang dari luar provinsi Jawa Tengah.

Agar lebih menarik, di dalam kawasan Agrowisata Sondokoro dibangun banyak fasilitas bermain dan pendidikan. Sehingga selain dapat belajar soal sejarah dan pembuatan gula, keluarga khususnya anak-anak juga dapat bermain.

Agrowisata Sondokoro menyediakan fasilitas seperti; jembatan gantung, perahu ayun, jalan refleksi, dunia kreasi, akuarium air tawar, rumah pohon, taman lalu lintas, panjat dinding, mandi bola, mini futsal, kolam renang, arena bermain pasir, taman air, jaring laba-laba, flying fox, jaring laba-laba, kincir,  kereta dengan lokomotif mesin uap berbahan bakar kayu (spoor gula, spoor teboe, spoor classic, dan spoor Sakarosa), dan wisata pabrik gula. Jika ingin menikmati fasilitas ini, Anda cukup membayar tiket dengan harga cukup murah.

Untuk naik Spoor Sakarosa yang menggunakan mesin uap berbahan bakar kayu misalnya, Anda cukup membayar Rp. 8.000 dan akan dibawa berkeliling melintasi kawasan kebun tebu di sekitar Pabrik Gula Tasikmadu. Namun Spoor Sakarosa hanya beroperasi hari Sabtu dan Minggu.

Jika Anda datang dihari kerja –Senin hingga Jumat- dapat memilih Spoor Gula yang bermesin diesel. Spoor Gula harga tiketnya lebih murah, Rp 6.000 saja. Spoor ini beroperasi tiap hari. Hanya saja lintasan tempuhnya lebih pendek, di dalam kompleks objek wisata saja. Tidak sampai melintasi kebun tebu sekitar pabrik gula.

Anda juga dapat mencoba Flying Fox dengan hanya membayar Rp 7.000. Jangan lupa, sempatkan mengikuti wisata pabrik gula. Harga tiketnya hanya Rp 12.000. Dengan mengikuti Paket wisata ini, Anda dapat melihat benda-benda bersejarah yang berhubungan dengan Pabrik Gula Tasikmadu. Seperti lokomotif pertama yang pertama kali digunakan Pabrik Gula Tasikmadu (tahun 1902), monumen mesin giling (tahun1926), dan  bendi yang digunakan KGPAA Mangkunegara IV jika mengunjungi kebun tebu.

Agrowisata Sondokoro juga menyediakan fasilitas mushalla, toilet, live music, gazebo, dan toko soevenir, agar wisata Anda lebih nyaman. Untuk keperluan acara keluarga atau kantor, tersedia juga hall lapangan tenis dan ruang meeting yang dapat disewa.

Jika Anda hanya ingin menikmati suasana kawasan agrowisata yang cukup nyaman karena banyak pohon yang rindang, Anda cukup membayar tiket masuk seharga Rp 5.000. Agrowisata Sondokoro setiap harinya buka mulai pukul 08.00 hingga pukul 17.00. Jangan lupa mengajak keluarga jika berkunjung ke agrowisata Sondokoro, karena banyak spot-spot foto yang instagramable. (555)


BERITA TERKAIT