Nanas Madu Primadona Jawa Tengah

Sabtu, 29 Juli 2017, 02:04 WIB

Nanas Madu

AGRONET - Nanas Madu atau sebagian orang mengenalnya dengan nanas belik memiliki rasa yang manis. Manisnya nanas madu ini menjadikannya sebagai primadona di antara varietas nanas lainnya.

Seperti disebutkan Ahmad Fauzan, ”Nanas belik ukurannya kecil tapi manis banget. Dulu waktu di Kalimantan sering makan nanas, tapi nanasnya tidak seperti nanas belik.” Nanas belik ini juga tidak meninggalkan rasa gatal di lidah, tambahnya.

Awalnya nanas madu hanya ditanam di Desa Beluk, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Kondisi tanah yang berpasir di Desa Beluk membuat hanya pohon nanas yang tumbuh. Namun, saat ini hampir seluruh petani di Kecamatan Belik menanam nanas madu.

Mudopir warga kecamatan Belik merasa bersyukur dengan berkembangnya nanas madu. ”Alhamdulillah dengan perkembangan teknologi, produktivitas nanas madu menjadi lebih tinggi,” jelasnya. Budidaya nanas madu sangat mudah hanya dengan memecah bibit nanas. Dalam satu rumput terdapat 5 tanaman dan dalam 1 tangkai ada 3 buah, dulu tidak seperti itu, jelas Mudopir.

Teknologi budidaya nanas terus dikembangkan hingga sampai proses pengolahan hasil panen. Selain petani, Badan Penelitian Kementerian Pertanian maupun Perguruan Tinggi juga terlibat di dalamnya.

Wajik nanas, dodol nanas, serum nanas, manisan nanas, stik nanas, sederet nama olahan nanas madu yang cukup populer. Kini baik budidaya maupun industri rumahan hasil olahan nanas madu terus mengalami peningkatan.

Masyarakat menilai mengembangkan nanas madu merupakan salah satu prospek usaha yang menjanjikan. Pantaslah bila nanas madu disebut primadona Jawa Tengah. (269)