Segarnya Berkebun Lemon

Rabu, 30 Agustus 2017, 01:10 WIB

Pohon Lemon

AGRONET - Punya tanah di atas ketinggian 500 meter di atas permukaan laut (dpl)? Mengapa tidak ditanami saja dengan lemon? Banyak petani yang kini mulai melirik jenis tanaman ini. Yakni tanaman keluarga jeruk dari famili Rutaceae ini. Terutama dalam dua tahun terakhir, ketika permintaan lemon di dalam negeri meningkat dengat pesat.

Bunasir, petani dari Kare, Madiun, ini mulai mempertimbangkan untuk menanam lemon di kebunnya yang sekarang ditanami singkong. “Kata anak saya, sekarang tanaman lemon ini yang sangat menguntungkan,” ucap Bunasir, sambil menyebut anaknya yang kuliah di UGM. Meningkatnya gaya hidup sehat meningkatkan konsumsi lemon. Tidak sedikit para mahasiswa, dan juga masyarakat urban, yang kini menenteng botol air infuse saat pergi kemana pun. Yang paling banyak dipakai untuk infuse adalah potongan buah lemon karena terasa menyegarkan.

Lemon menjadi pilihan banyak petani karena banyak pertimbangan. Pertimbangan yang paling utama adalah karena harga jualnya yang lumayan tinggi. Di tingkat petani, harga jual lemon tersebut sekitar Rp 20-25 ribu per kilogram. Bila dapat memasarkan sendiri ke super market dapat memperoleh harga sampai di atas Rp 50 ribu per kilogram. Untuk luasan lahan sehektar dapat ditanami sekitar 600-900 pohon, dengan jarak tanam 3X4 meter.

Jika setiap pekan dapat dipanen 1 kg per pohon saja, akan diperoleh hasil 600-900 kg lemon. Itu setara dengan Rp 12-18 juta sepekan, dengan harga Rp 20 per kilogram. Dalam setahun adalah setara dengan Rp 600-900 juta. Tingkat penghasilan yang tak mudah diperoleh dari usaha tani lainnya.

Kemudahan lainnya adalah cepatnya tanaman berproduksi. Pada umumnya, tanaman lemon sudah berproduksi pada umur tanam 1 – 1,5 tahun. Jauh lebih cepat dibanding dengan jeruk pada umumnya yang bisa sampai menunggu umur 3 tahun sebelum dapat berbuah. Masa produktif lemon ini juga dapat mendekati usia 15 tahun. Masa yang cukup panjang untuk tingkat produktivitas seperti itu.

Ada beberapa jenis lemon yang banyak dipilih untuk ditanam di Indonesia. Yang paling populer adalah lemon Kalifornia, Amerika, yang selama ini banyak ditemui di supermarket yang sebagian di antaranya masih harus diimpor. Lemon ini umumnya besar-besar, dan irisannya digunakan untuk air infuse. Lemon lainnya adalah yang berasal dari kawasan mediterania, atau kawasan Laut Tengah, yang buahnya lebih kecil serta tidak terlalu asam. Lemon inilah yang banyak dipakai menyegarkan salad seperti pada makanan Turki dan Yunani.

Punya tanah nganggur di kelerengan sedang? Apakah di daerah Parahyangan, sekitar Baturaden, Malang, Brastagi, atau yang serupa lainnya? Mengapa tidak mencoba untuk menanaminya dengan lemon. Akan sangat menyegarkan hati dan juga kantung. (312)

Komunitas