Gaharu, Wanginya Eksotis

Senin, 11 September 2017, 09:55 WIB

Gaharu

AGRONET – Jika Anda pernah berkunjung ke pusat perbelanjaan di kota besar di daerah Jazirah Arab, seperti Dubai, Abu Dhabi, atau bahkan di Mekah, Madinah, dan Jedah, dapat dipastikan di toko parfum tersedia parfum beraroma oud. Bagi mereka yang menyukai minyak wangi atau parfum, tentu sudah kenal betul dengan aroma oud. Wanginya eksotis dan terkesan mewah.

Banyak merk minyak wangi terkenal seperti Tom Ford, Yves Saint Laurent, Jo Malone, Acqua Di Parma, Bond No. 9, dan Creed, membuat minyak wangi dengan aroma oud. Namanya pun bermacam-macam. Ada Oud, Royal Oud, Supreme Oud, Leather Oud, Oud Wood, Oud Absolut, dan lain-lain. Tapi pada dasarnya, bahan dasar minyak wangi beraroma oud adalah kayu gaharu.

Gaharu yang disebut juga dengan agarwood atau aloeswood adalah kayu yang berwarna kehitaman. Gaharu dihasilkan oleh tanaman sebagai respon akibat adanya mikroba yang masuk ke dalam jaringan yang terluka. Luka pada pada tanaman kayu dapat terjadi secara alami seperti dahan yang patah atau kulit yang terkelupas atau disengaja dengan cara penggergajian atau pengeboran.

Respon dari tanaman terhadap mikroba dapat berupa getah atau resin yang berwarna coklat dan aromanya harum. Karena aromanya harum, maka perusahaan minyak wangi memanfaatkan resin sebagai bahan utama minyak wangi aroma oud. Sebenarnya resin ini adalah senyawa fitoaleksin yang fungsinya sebagai pertahanan tanaman terhadap penyakit.

Jadi tidak semua batang gaharu beraroma harum. Hanya sekitar 7 persen yang terinfeksi mikroba yang beraroma wangi. Ini yang membedakan kayu gaharu dengan kayu cendana. Kayu cendana yang dikenal juga dengan nama sandalwood, seluruh batang kayunya beraroma wangi dan keharumannya dapat bertahan hingga puluhan tahun.

Gaharu telah menjadi komoditi perdagangan dari kepulauan Nusantara ke India, Persia, Jazirah Arab, dan Afrika Timur sejak 200 tahun yang lalu. Harga jualnya sangat tinggi. Gaharu memang masuk dalam kelompok kayu yang harganya paling mahal, hingga saat ini.

Indonesia yang terkenal dengan hasil hutannya, secara rutin mengekspor gaharu ke luar negeri –terutama ke Arab Saudi- sebagai Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK). Indonesia memang merupakan eksportir utama gaharu ke negara Timur Tengah. Hampir 90 persen pasar gaharu di Timur Tengah disuplai oleh Indonesia. Bisa jadi, parfum oud merk Gucci di atas rias Anda, gaharunya berasal dari Indonesia. (555)

 

 

BERITA TERKAIT