Cengkih, dari Stup Jambu Hingga Rokok Kretek

Senin, 13 November 2017, 09:41 WIB

Cengkeh yang merupakan tanaman asli Indonesia memiliki begitu banyak manfaat.

Cengkih. Tanaman asli Indonesia ini berasal dari keluarga pohon Myrtaceae. Sudah sejak dulu orang memanfaatkan tangkai bunga keringnya sebagai bahan rempah. Hasil utama tanaman cengkih adalah bunganya yang dipanen pada saat kelopak bunga belum mekar.

Aromanya khas dan manfaatnya yang beragam membuat bangsa Portugis pada tahun 1512 rela berlayar mengarungi lautan lebih dari 15.000 km menuju Kepulauan Maluku hanya demi mendapatkannya.

Manfaat cengkih telah banyak diketahui orang. Salah satunya adalah sebagai bumbu masakan. Banyak masakan dari Asia, Afrika, dan Timur Tengah menggunakan cengkeh agar hidangan menjadi lebih lezat. Di Amerika Selatan seperti Meksiko dan Peru, cengkeh juga populer.

Cengkih juga digunakan pada minuman panas seperti teh dan kopi. Dengan adanya cengkih, teh dan kopi menjadi wangi dan lebih sedap. Atau, minuman yang sudah lama hilang dari peredaran, stup jambu. Minuman ini sungguh enak, hangat, dan wangi.

Di bidang farmasi, cengkih dipakai sebagai salah satu bahan obat. Cengkeh mengandung minyak yang memiliki fungsi sebagai anestetik dan antimikrobial sehingga dapat dipakai untuk membantu meredakan sakit gigi, batuk, sakit kepala, dan gangguan pencernaan.

Lainnya, cengkih juga dipakai sebagai bahan tambahan membuat untuk rokok kretek. Adanya cengkih bersama tembakau dan bahan lainnya, membuat rokok kretek mempunyai rasa yang khas dan tidak dimiliki oleh rokok dari negara lain. Tidak jarang orang asing juga menyukai rokok kretek.

Kebutuhan Indonesia terhadap cengkih rasanya sepadan dengan jumlah produksi. Indonesia adalah penghasil cengkih terbesar di dunia. Dari data yang diperoleh, Indonesia mampu menghasilkan cengkih sebanyak 109.600 ton dalam setahun. Negara lainnya yang juga menghasilkan cengkeh adalah Madagaskar, Tanzania, dan Srilanka.

Tanaman imemang telah tersebar ke luar Maluku. Pada tahun 1769 menyebar ke daerah Zanzibar dan Madagaskar. Sedangkan penyebaran ke wilayah Indonesia lain, seperti Jawa, Sumatra, dan Kalimantan, terjadi pada tahun 1870.

Melihat begitu banyak manfaat cengkih, tidak ada salahnya jika kita menyimpan sejumput cengkeh di dapur. Jika turun hujan, buatlah stup jambu. Badan akan terasa hangat. (555)

 

 

BERITA TERKAIT

Komunitas