20 Ribu Ton Beras Impor Asal Vietnam Siap Didistribusikan

Sabtu, 24 Pebruari 2018, 15:46 WIB

Kapal berbendera Vietnam mengangkut beras 20.000 ton. | Sumber Foto:KBRN

AGRONET - Sebanyak 20.000 ton beras impor asal Vietnam tiba di Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi, dan mulai bongkar muat dari kapal berbendera Vietnam, MV. Vinaship Diamond pada Jumat (23/2). Beras asal Vietnam dalam kemasan karung 50 kg tersebut merupakan bagian dari rencana impor beras sebesar 500.000 ton, yang dilaksanakan oleh Perum Bulog dan Kementerian Perdagangan untuk menekan harga beras kualitas medium yang tidak terkendali beberapa waktu lalu.

Manager SDM, Pelabuhan Tanjungwangi Banyuwangi, Adi Nurcahya, Jumat (23/2) mengatakan, kapal MV. Vinaship Diamond yang memiliki panjang 153.3 meter dan GT 14.397 berbendera Vietnam tersebut sudah bersandar sejak Kamis, (22/2). Mereka akan bersandar selama 12 hari untuk proses bongkar muat beras impor sebanyak 20.000 ton.

"Kamis pagi datang dan sandar di pelabuhan, dan rencannya akan sandar di pelabuhan Tanjungwangi selama 12 hari,” ungkap Adi. Sebelum aktifitas bongkar bahan pangan dimulai, telah dilaksanakan proses pengecekan dokumen maupun segel barang secara bersama oleh beberapa instansi, mulai dari Disperindag, Bulog, Bea Cukai, Balai Karantina, KSOP serta Sucofindo yang dilakukan pada Kamis, (22/2).

Beras yang sudah dibongkar tersebut langsung dibawa dan disimpan di gudang Bulog Ketapang 1 dan Ketapang 2 yang jaraknya kurang dari satu kilometer dari pelabuhan, dan beras tersebut nantinya akan didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan beras di Indonesia Timur. (KBRN/111)