Mentan Berharap Pemuda Tani Giat Kerja dan Produktif

Rabu, 28 Maret 2018, 19:25 WIB

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman saat memberi sambutan sebelum membuka Rakornas Pemuda Tani HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia). | Sumber Foto:Mentan Berharap Pemuda Tani Giat Kerja dan Pr

AGRONET – “Pemuda adalah harapan bangsa, apalagi pemuda tani. Negara ini bisa bangkit, bisa jaya, karena pemuda bahkan negara merdeka juga tidak lain karena pemuda berkontribusi,” tegas Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman saat memberi sambutan sebelum membuka Rakornas Pemuda Tani HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia).

Pemuda Tani HKTI merupakan organisasi sayap yang dibentuk di bawah naungan HKTI. Banyak harapan yang disematkan dari organisasi. “Melalui rakornas ini diharapkan Pemuda Tani mampu menghasilkan berbagai produk kerja, ide-ide segar untuk menjadikan pemuda tani HKTI sebagai salah satu organisasi yang dapat memberikan solusi,” jelas Ketua Umum Pemuda Tani HKTI, Rina Saadah.

Menteri Amran sangat antusias atas terbentuknya organisasi-organisasi pemuda yang mampu menggerakkan pemuda untuk terjun di dunia pertanian. Regenerasi sumber daya manusia pertanian harus terus berjalan secara berkesinambungan. Amran sempat menyoroti fenomena para pemuda yang lebih memilih bekerja di luar bidang pertanian.

Amran melanjutkan, komoditas pertanian mempu memberikan keuntungan yang menjanjikan. Terlihat dari 10 orang terkaya di Indonesia, delapan di antaranya bergerak di sektor pertanian. Bagaimana industri dari sektor pertanian mampu memberi sumbangsih terhadap perekonomian nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Amran juga memberikan bantuan berupa 10.000 benih jagung gratis. “Aku berikan bantuan 10.000 (benih jagung), tapi kalau gagal, tahun depan inilah bantuan terakhir dari kementerian,” ujar Amran dengan tegas.

Pemuda Tani HKTI sendiri dibentuk pada Agustus 2017. Rakornas pertama ini mengangkat tema “Dari Pemuda untuk Pertanian Indonesia”. Optimisme generasi muda terjun ke dunia pertanian terus digalakkan. Terlihat dari gerakan pemuda tani yang telah mampu menggerakkan ratusan ribu pemuda untuk terjun ke pertanian. (Biro Humas dan Informasi Publik Kementan/111)