Mentan: Optimalkan Alsintan untuk Tingkatkan Produksi

Selasa, 08 Mei 2018, 10:51 WIB

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, meninjau optimalisasi alsintan di Desa Campur Sari, Sidorejo, Magetan, Senin (07/05) | Sumber Foto:Biro Humas dan Informasi Publik Kementan

AGRONET – Kementerian pertanian telah memberikan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok-kelompok tani di berbaagai daerah di Indonesia. Saat meninjau optimalisasi alsintan di Desa Campur Sari, Sidorejo, Magetan, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, ingin seluruh bantuan alsintan yang telah diberikan kepada kelompok tani dioptmalisasi pemanfaatannya.

Amran secara tegas mengatakan apabila menemukan kelompok tani yang tidak bisa memaksimalkan penggunaan alsintan, saat itu juga akan di evaluasi dan didistribusikan ke kelompok petani lain di sekitarnya. "Tidak boleh ada alsintan yang menganggur, kerja minimal 10 jam per hari, sehingga berasa ke petani" ungkap Amran yang berharap petani dapat memanfaatkan alsintan untuk menggenjot peningkatan produksi, terutama komoditas padi.

Lebih lanjut Amran mengungkapkan 300rb unit alsintan yang telah diserahkan agar seluruhnya berada di titik maksimal, dan digunakan secara merata oleh seluruh petani "tidak boleh dikuasai satu kelompok harus dimanfaatkan oleh petani lain di sekitarnya" ungkap Amran.

Sementara itu untuk memastikan penyaluran dan penggunaan alsintan berjalan sesuai prosedur, Amran telah membentuk Brigade Tim Khusus Alsintan untuk melakukan pengecekan rutin terhadap penggunaan Alsintan di seluruh Indonesia.

Melalui Brigade tersebut, pengelolaan Alsintan akan lebih terjamin, Brigade tersebut juga bertugas memonitoring dan mengevaluasi sehingga penggunaan Alsintan dapat lebih maksimal, "sampai dengan saat ini ada sekitar 1.500 unit alsintan, yang tidak sesuai dengan lokasinya dan tidak optimal sudah kami pindahkan," tutup Amran. (Biro Humas dan Informasi Publik Kementan/222)