Sekitar 500 Ribu Ton Beras Impor Masuk Bulan Ini

Jumat, 11 Mei 2018, 12:49 WIB

Petugas sedang menurunkan beras Bulog di pelabuhan.

AGRONET-Menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri, Bulog telah mengantisipasi kebutuhan beras untuk konsumsi dalam negeri. Antisipasi itu antara lain dilakukan dengan mengimpor beras.

“Semua beras impor akan masuk di bulan ini (Mei). Seluruhnya akan mencapai 500 ribu ton. Sebagian malah sudah menunggu antrean di pelabuhan,” kata Direktur Pengadaan Bulog, Andrianto Wahyu, kemarin (10/5) di Jakarta.

Ia menjelaskan, beras impor baru yang sudah masuk sekitar 412 ribu ton. Itu merupakan stok beras Bulog. Sedangkan sekitar 50 ribu ton beras asal Pakistan akan masuk lagi pada bulan ini.

Sampai saat ini stok beras Bulog mencapai 1,145 juta ton. Rinciannya adalah 1,045 juta ton untuk cadangan beras pemerintah (CBP). Adapun sekitar 100 ribu ton untuk kebutuhan komersial. Jumlah stok itu berasal dari pengadaan dalam negeri tahun ini sebesar 682 ribu ton dan 412 ribu ton beras impor.

Beras yang perlu dikeluarkan Bulog adalah 100 ribu hingga 150 ribu ton per bulan untuk bantuan sosial beras sejahtera. Pemerintah menargetkan Bulog agar bisa menyerap 2,2 juta ton beras hingga Juni nanti. Andrianto mengutarakan target bisa tercapai jika pasokan di lapangan memang ada.

Daya serap Bulog per hari sebesar 15 ribu ton pada Senin (7/5) dan 17 ribu ton pada Selasa (8/5). Angka serapan ini tak terlalu tinggi. Bulog pernah menyerap beras di atas 25 ribu ton dalam sehari pada.

Ia menambahkan, ada yang berbeda antara panen tahun ini dan 2017. "Kalau tahun lalu panennya memuncak kalau sekarang lebih rata," katanya. Beberapa wilayah yang saat ini masih memiliki beras untuk diserap adalah Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Lampung. (442)