Durian Bawor, Durian Varietas Baru Kebanggaan Banyumas

Jumat, 31 Agustus 2018, 13:58 WIB

Pohon Durian Bawor | Sumber Foto:Ditjen Hortikultura

AGRONET—Banyumas kini punya Durian Bawor. Varietas durian kebanggan Banyumas ini dikembangkan di Kecamatan Kemranjen yang sebelumnya tumbuh hampir di setiap pekarangan rumah warga. Penamaan Bawor sendiri sebenarnya merupakan singkatan dari kata 'batang yang diowor-owor'. Karena batang akar yang bercabang dan merupakan perpaduan beberapa varietas. Ada pohon yang terdiri dari 3 akar batang, ada juga yang terdiri dari 4 batang. Tergantung mau menyilangkan berapa varietas di dalam satu pohon.

Durian Bawor sudah mulai berbuah di usia 3 tahun dan dalam satu tahun bisa panen sebanyak 3 kali. Durian Bawor sendiri juga memiliki beragam macam. Ada yang berkaki 2,3 bahkan lebih dari 4, tergantung berapa varietas yang disilangkan, sesuai dengan kehendak cita rasa yang diinginkan. Beratnya per buah rata - rata 3 kg.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banyumas, Widarso mengungkapkan buah yang dijuluki sebagai “King of Fruit” atau rajanya buah ini digadang-gadang menjadi pesaing Durian Monthong karena memiliki kemiripan. Karena itu, dia menjamin durian di wilayahnya mengungguli rasa durian manapun karena memiliki keunggulan rasa dihasilkan dari mengutamakan bibit unggul.

"Jadi yang paling penting, ini berhasil karena petani tidak mau memadukan bibit yang tidak jelas. Dia (petani) hanya mau mengelola bibit berkualitas. Dulu yang jamannya Durian Monthong, sekarang Durian Bawor yang menjadi incaran pecinta durian. Rasanya enak sekali", jelas Widarso di Banyumas, Kamis (30/8/2018).

Soal rasa, durian ini jelas memiliki keunggulan sebanding dengan durian lokal lainnya. Dagingnya tebal dan aromanya kuat. Durian Bawor dikenal karena memiliki kulit yang tipis, berbiji kecil, berbuah tebal dengan rasa yang nikmat. Rasanya, legit, manis, sekaligus bercampur sedikit pahit. Rasa semi pahit ini, bagi sebagian penikmat durian, adalah puncak cita rasa durian.

Penyuluh Kecamatan Kemranjen, Nasipan, menuturkan besarnya harga durian Bawor ditentukan dari ukuran berat. Satu kilo durian pada musim panen dihargai rata-rata Rp 50 ribu, sementara berat rata-ratanya 3 kg per buah.
Buah ini mengalami puncak panen pada Januari dan Februari. Ketika memasuki masa panen, durian - durian ini ditemukan para penjual di pinggir jalan. Begitu pula di Kecamatan Kemranjen yang kini kesohor sebagai pusat durian sekaligus pusat pembibitan durian berkualitas. Tak hanya Durian Bawor saja, petani juga mengembangkan durian lokal lain seperti Durian Cani, Matahari, Pelangi, Serombut, Petruk dan sebagainya dan berbagai varietas silang lainnya.

Banyumas sendiri memiliki varietas yang mirip Monthong. Masyarakat menamainya dengan sebutan Kromo Banyumas. Varietas yang sudah dilepas oleh Kementerian Pertanian inilah 'Monthong' nya Banyumas. Oleh masyarakat Banyumas, Kromo Banyumas memiliki cita rasa lebih kuat dari Durian Monthong aslinya.(222)

BERITA TERKAIT