Melihat Potensi Durian di Trenggalek

Selasa, 25 September 2018, 11:47 WIB

Ilustrasi

AGRONET--Durian Trenggalek kini menjadi salah satu favorit di kalangan pecinta durian. Rasanya yang sangat manis dengan daging yang kesat namun berbiji kecil membuat durian Trenggalek cukup diperhitungkan. Selain itu, Trenggalek juga mempunyai kebun durian seluas 650 hektare yang dicanangkan oleh Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, sebagai hutan durian internasional (Internasional Durio Forestry).

Dalam kegiatan Diseminasi Hasil Penelitian LIPI di Desa Ngares, Trenggalek, Jawa Timur, Agung Raudho dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek sempat memaparkan kendala yang mesti dihadapi oleh petani durian trenggalek. “Salah satu kendala utama perkembangan durian Trenggalek saat ini adalah diversifikasi produk dan pemerataan pupuk,” ujar Agung.

Sutrisno dari Pusat Pengembangan Teknologi Tepat Guna Subang, menjelaskan perlunya variasi produk durian selain dijual dalam bentuk buah segar. “Salah satunya adalah dodol durian. Durian yang kualitasnya kurang baik bisa dijadikan dodol. Dengan pengolahan yang tepat, nilai pasarnya naik kembali”, ungkap Sutrisno. Dalam kegiatan tersebut, LIPI juga memberikan pelatihan budidaya tanaman buah serta produksi pupuk kompos secara mandiri.

Kepala LIPI Press, Rahmi Lestari Helmi, berharap kegiatan diseminasi ini menjadi lecutan semangat bagi masyarakat Trenggalek dalam mengembangkan potensi daerahnya. Sementara anggota komisi VII DPR RI, Rofi Munawar, menuturkan kegiatan diseminasi ini penting agar masyarakat merasakan hasilpenelitian secara nyata. “Selama ini manfaat dunia penelitian Indonesia belum dirasakan luas oleh masyarakat,” ujarnya. (LIPI/222)