Aher: Ikan Patin Miliki Nilai Ekonomi Sangat Tinggi

Sabtu, 30 September 2017, 20:15 WIB

Aher: ikan patin miliki nilai ekonomi yang sangat tinggi

AGRONET - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ahmad Heryawan mengatakan bahwa selain memiliki rasa yang nikmat, ikan patin juga memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi. 

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menetapkan sistem corong dalam pembudidayaan ikan patin. Dengan sistem ini pembiakan ikan patin menghasilkan 27 juta bibit. 

"Dulu, dengan cara lama satu unit pembiakan hanya mampu menghasilkan pembiakan 0,9 juta ekor ikan patin. Sekarang, dengan teknologi sistem corong menjadi 27 juta bibit. Nah, ini saya pikir perlu ditangkap sebagai peluang ekonomi lewat pendekatan teknologi," jelas Gubernur Jawa Barat kepada wartawan di Gedung Sate, Bandung, Jumat (29/9/2017).

Aher mengungkapkan, pembudidayaan ikan patin terbilang cepat bila dibandingkan dengan jenis ikan lainnya. Kontribusi bibit ikan patin asal Jawa Barat terhadap nasional mencapai 850 juta bibit dari total 1,7 triliun ekor.

Masyarakat luar Jawa Barat pun bisa membudidayakan bibit ikan patin asal tanah Pasundan tersebut."Meskipun diternak di Batam, Kalimantan, bibit ikan patin kebanyakan dari Jawa Barat," ucap Gubernur.

Kang Aher, sapaan Gubernur Jabar, berharap bibit ikan patin tersebut bukan hanya di Jabar saja, tapi masyarakat pun selain menikmati menjadi olahan pangan juga mampu membudidayakannya dengan mudah. Untuk itu, Pemprov Jabar ingin mengedepankan konsumsi ikan patin agar masyarakat Jawa Barat gemar makan ikan.

"Normalnya ikan ini bisa setengah kilogram, tapi kenyataannya tadi ada yang sampai 12 kilogram," pungkasnya. (MAT/Humas Pemprov Jabar/018)