Harga Beras di Pasar Induk Beras Cipinang Turun

Minggu, 29 Oktober 2017, 17:14 WIB

Beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) | Sumber Foto:Biro Humas dan Informasi Publik Kementan

 AGRONET - Beras merupakan pangan pokok dan strategis, berkaitan dengan pemenuhan konsumsi bagi 262 juta penduduk Indonesia. Harga beras berpengaruh terhadap tingkat inflasi dan tingkat kesejahteraan penduduk.

Menyikapi perkembangan harga yang sempat trend naik terus dikisaran Rp 300 – 500 per kg, bahkan Rp 1.000 per kg, Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Arief Prasetyo Adi, menegaskan saat ini harga beras di Pasar Induk Beras Cipinang sekitar Rp 7.500 hingga Rp 7.800 per kg. Sehingga di tingkat pengecer harga stabil Rp 8.100 per kg. Dengan begitu harga ini di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). ”Harga beras stabil sampai panen raya bahkan pasokan normal. Pasokan masih di atas 2.000 ton. Saat ini stok beras di Cipinang 50 ribuan ton, ini artinya aman,” ungkapnya di Jakarta, Sabtu (28/10).

Nellys Sukedi, salah satu pengusaha pabrik beras dan juga pelaku pasar, mengakui bahwa belakangan ini harga beras medium cenderung turun karena masih adanya pasokan dari daerah. ”Sementara pasokan beras dari Bulog masih kecil 200 ton, kadang-kadang 300 ton. Harga masih di kisaran Rp 7.800 per kg, sehingga di pengecer harga bisa jual Rp 8.100 kg seperti harapan pemeritah,” jelasnya. (Biro Humas dan Informasi Publik Kementan/111)