Sukseskan Program Satu Juta Sapi, Mentan Siapkan 5 Trilyun

Minggu, 05 November 2017, 18:57 WIB

Kementerian Pertanian memplot anggaran KUR melalui BRI dan BNI sebesar Rp 38 triliun untuk pangan dan Rp 5 triliun untuk sapi. | Sumber Foto:Humas Pemprov. Gorontalo

AGRONET - Menteri Pertanian menargetkan produksi sapi di empat kabupaten yang tergabung dalam Badan Kerja Sama Utara-Utara (BKSU), dapat mencapai satu juta sapi. Keempat kabupaten tersebut yaitu Kabupaten Bone Bolango dan Kabupaten Gorontalo Utara yang mewakili Provinsi Gorontalo, Kabupaten Bolmong Utara dari Provinsi Sulawesi Utara, dan Kabupaten Buol dari Provinsi Sulawesi Tengah.

”Jadikan ke empat kabupaten ini sebagai kota sapi. Fokus pada sapi dan lupakan yang lain,” tegas Andi Amran Sulaiman saat memberikan arahan pada rapat kerja BKSU di aula kantor Bupati Bone Bolango. Untuk mencapai target satu juta sapi, Mentan meminta para bupati untuk tidak mengandalkan anggaran APBN. Dirinya memotivasi para pemimpin di empat kabupaten tersebut untuk berpikir dan menemukan ide-ide kreatif yang bisa mendanai program tersebut.

”Tidak usah berpikir mendapatkan anggaran dari APBN, yang harus bapak pikirkan siang malam adalah mencari pengusaha atau investor untuk mendukung program satu juta ekor sapi. Di kepalanya empat bupati ini hanya sapi, investor, kur dari bank, dan anggaran desa, semuanya harus jadi sapi,” ujarnya.

Lanjut Amran, BKSU harus berani mengambil kebijakan yang mewajibkan setiap rumah memiliki sapi. “Tidak ada rumah tanpa sapi, harus ada 2 ekor sapi di setiap rumah. Tidak usah takut dibully, kita tunjukan fakta. Bisa pak bupati? Harus nekat dan jadi petarung,” tegasnya.

Mentan Andi Amran Sulaiman memaparkan, Kementerian Pertanian memplot anggaran KUR melalui BRI dan BNI sebesar Rp 38 trilyun untuk pangan dan Rp 5 trilyun di antaranya untuk sapi. “Kalau perlu 4 kabupaten ini saja yang mengambil yang Rp 5 trilyun itu,” imbuhnya. Dirinya optimis jika target satu juta sapi tersebut dapat terealisasi, maka ke empat kabupaten tersebut akan memiliki pendapatan sebesar Rp 50 trilyun.

Target ini menurut Amran bisa dicapai dalam 5 tahun, dengan perhitungan dibagi 250 ribu ekor untuk masing-masing kabupaten, dan setiap tahunnya yang harus dicapai sebanyak 50 ribu ekor. ”Lima puluh ribu ekor itu langsung dihitung berapa anggarannya, kemudian dibagi berapa dari KUR perbankan, berapa dari investor, dan berapa dari dana desa. Jika ini terealisasi, tidak ada lagi masyarakat yang miskin di empat kabupaten ini,” tandasnya. (Humas Prov. Gorontalo/Haris/111).