Cuaca Ekstrem, Harga Ikan di Aceh Singkil Meroket

Minggu, 03 Desember 2017, 15:42 WIB

Beberapa lokasi penjualan ikan di Kecamatan Singkil Utara kehabisan stok. | Sumber Foto:KBRN

AGRONET - Harga ikan di Aceh Singkil mengalami kenaikan yang signifikan. Kenaikan dianggap memberatkan warga. Salah seorang warga mengatakan bahwa harga ikan maning, yang semula Rp 7.000/kg kini naik menjadi Rp 12.000/kg dan harga ikan tongkol dari semula Rp 20.000/kg kini meroket menjadi Rp 35.000/kg.

Selain itu, ikan yang biasanya mudah ditemui kini susah didapat. Hanya jenis ikan pinggiran dan ikan air tawar yang mudah ditemukan dan itupun dijual dengan harga tinggi. “Ikan mahal. Selain itu ikan yang biasanya mudah terlihat namun sekarang sulit. Paling terlihat jenis ikan pinggiran dan ikan sungai. Itu pun harga mahal, hampir dua kali lipat,” kata Azwar, Sabtu (2/12).

Kenaikan harga disebabkan oleh cuaca ekstrem selama dua pekan yang melanda di Kabupaten Aceh Singkil. Cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas tinggi dan badai. Azwar memprediksi tingginya harga ikan akan bertahan hingga beberapa pekan ke depan karena cuaca buruk.

Selain cuaca buruk, ada tradisi di kalangan masyarakat Aceh Singkil untuk tidak melaut selama seminggu. Tradisi tersebut untuk Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 hijriah. Beberapa lokasi penjualan ikan di Kecamatan Singkil Utara juga kehabisan stok. (KBRN/111)