Kenalkan, Ini Padi Calon Varietas Unggul Baru

Jumat, 25 Januari 2019, 05:45 WIB

Beras (ilustrasi) | Sumber Foto: Istimewa

AGRONET -- Kementerian Pertanian (Kementan) tetapkan tujuh calon varietas sebagai varietas unggul baru (VUB) yang memenuhi syarat untuk segera disebarluaskan ke petani. Tim Penilai Pelepasan Varietas Tanaman Pangan memutuskan sebanyak tujuh galur harapan atau calon varietas diyatakan lulus atau memenuhi syarat untuk segera diluncurkan.

Dalam keterangan tertulis Kementan, Kamis (24/1), menyebutkan penggunaan VUB ini dipastikan dapat menjadi faktor utama mendukung peningkatan produksi dan produktivitas serta ekspor pangan khususnya beras nasional. Kepala Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Priatna Sasmita, di Bogor, pada sidang sementara pelepasan calon varietas padi tersebut mengatakan, ke tujuh calon varietas yang dinyatakan lulus adalah lima varietas padi tipe khusus dan dua varietas untuk lahan tadah hujan. 

“Untuk tipe khusus ada beras basmati bernama Baroma. Beras panjang beraroma berterkstur pera dengan potensi hasil 9,18 ton/ha dan kadar amililosa 25,55 persen. Bila dibandingkan dengan aslinya tipe ini lebih tahan terhadap hama dan penyakit,” terang Priatna. 

Varietas kedua merupakan beras merah aromatik bernama Pamera (padi merah bearoma), memiliki teksur sedang dengan potensi hasil hinggal 11,33 ton/ha. Ke tiga adalah padi beras merah bernama varietas Panelen (padi merah memilki tekstur pulen dengan potensi hasil 11,91 ton/ha. 

Lebih lanjut, Priatna mengatakan, Kementan juga berhasil menghasilkan varietas padi tipe khusus bernama Jeliteng, beras hitam dengan tekstur pulen memiliki potensi hasil 9,87 ton/ha. Varietas padi Paketih, padi ketan putih yang memiliki potensi hasil 9,46 ton/ha.

Beragamnya varietas baru, ungkap Priatna, sangat berguna bagi pertanian. Varietas-varietas yang telah dirilis menjadi sumber daya genetik yang dapat dijadikan pilihan bagi petani dalam menentukan varietas yang cocok di wilayahnya.

“Kita juga tetapkan dua calon varietas padi unggul baru tadah hujan dengan nama Inpari GSR Rainfed dan Kaligung. Besok kita akan lanjutkan sidang untuk set usulan padi hibrida, potensi hasil tinggi, dan padi fungsional,” ujarnya. 

Priatna mengatakan ketersediaan varietas-varietas itu dapat menjadi pilihan dan memudahkan petani untuk melakukan pergiliran varietas. Semakin banyak varietas yang berdaya hasil tinggi dan adaptasinya luas dapat memudahkan diseminasi varietas, terutama untuk menunjang program pemerintah mewujudkan swasembada pangan dan kesejahteraan petani. (591)