Durian Pandeglang Lirik Pasar Ekspor

Minggu, 03 Pebruari 2019, 05:45 WIB

Direktur Jenderal Hortikultura, Suwandi, dalam Festival Hortikultura di Pandeglang. | Sumber Foto: Biro Humas dan Informasi Publik Kementan

AGRONET -- Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya meningkatkan produksi hingga volume ekspor durian. Salah satu upaya masif yang dilakukan yakni mendukung pengembangan budi daya berbagai varietas durian yang dimiliki masing-masing daerah.

Untuk itu, Kementan dan Pemerintah Kabupaten Pandeglang menyelenggarakan festival hortikultura yang antara lain menyajikan kontes durian lokal, Sabtu (2/2). Hadir Direktur Jenderal Hortikultura, Suwandi, dan Bupati Pandeglang, Irna Narulita.

Pada kesempatan itu, Suwandi mengatakan, durian Pandeglang memiliki peluang yang sangat besar untuk ditingkatkan produksi dan volume ekspornya. Pasalnya, secara agroklimat durian dapat tumbuh dengan baik dan secara ekonomis sangat menguntungkan, sekaligus berpotensi untuk dijadikan sebagai kawasan wisata agribisnis.

"Pengembangan durian Pandeglang sangat diperlukan. Kuncinya pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha harus bersinergi membantu petani,” ujar Suwandi saat memberikan sambutan pada festival itu.

Berdasarkan data BPS, produksi dan ekspor durian terus mengalami kenaikan. Produksi pada 2017 mencapai 795 ton dan ekspornya sebesar 240 ton. Di tahun 2018, mengalami kenaikan yang cukup signifikan, mencapai 819.654 ton dan eksppor 1.086 ton.

"Durian lokal Pandeglang punya peluang ekspor yang cukup besar karena memiliki kualitas yang tak kalah dengan durian yang berasal dari negara lainnya. Buktinya, durian asal Indonesia telah menembus banyak negara, seperti Hongkong, Cina, Malaysia, Vietnam, Singapura, Saudi Arabia, hingga Belanda," ujarnya.

Untuk itu, kata Suwandi, Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupateharus segera mendaftarkan varietas durian yang berasal dari daerah masing-masing dan melepasnya. "Sehingga nantinya bisa tercatat sebagai varietas resmi serta bisa dijual secara komersil yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan petani," jelasnya.

Menurut Suwandi, langkah nyata untuk meningkatkan terus volume ekspor, selain melalui program di sektor hulu, juga menjamin sektor hilirnya. Kementan pun memberikan karpet merah untuk durian lokal mendapatkan label atau izin sebagai varietas unggul baru. "Untuk mempermudah izin ekspor, Kementan telah menerapkan sistem online single submission (OSS)," tambahnya.

Sementara itu, Bupati Pandeglang, Irna Narulita, mengajak kepada seluruh warga Pandeglang untuk terus memelihara lingkungan dan mencintai produk buah nusantara. Menurut Irna, festival hortikultura dan kontes durian ini akan dilaksanakan secara rutin setiap tahun.

"Pemerintah daerah berkomitmen terus membantu petani. Sentra produksi durian di Pandeglang tersebar di Kecamatan Kaduhejo, Majasari, Cadasari, Mandalawangi, dan Carita. Harga durian sangat menguntungkan, berkisar antara Rp30.000 hingga Rp65.000 per butir," ujarnya. (591)

Agro Pilihan