15 % Produksi Beras Sulsel untuk Cadangan Pangan

Jumat, 08 Pebruari 2019, 05:23 WIB

Rapat Koordinasi Sergap Sulselbar Kamis (7/2) di Kantor Bulog Divre Sulselbar. | Sumber Foto: Biro Humas dan Informasi Publik Kementan.

AGRONET -- Pemerintah Daerah Sulawesi Selatan berkomitmen mempercepat penyerapan gabah. Pemda setempat akan mengeluarkan peraturan 15 persen dari total produksi padi di Sulsel harus diserap oleh Bulog sebagai cadangan pangan.

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, dalam pengarahannya menegaskan bahwa jajarannya siap mendukung tercapainya target Sergap. "Sinergi antar instansi terkait sangat penting, saya akan segera berkoordinasi dengan para Bupati, Panglima Kodam, Kapolda, beserta seluruh jajaran untuk all out mendukung pencapaian target Sergap ini," ujar Nurdin, dalam rapat koordinasi Sergap Sulselbar di Kantor Bulog Divre Sulselbar, Kamis (7/2).

Hadir dalam Rakor, antara lain Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian, Direktur Pengadaan Perum Bulog, dan Kepala Badan Litbang Kementan. Turut hadir Kepala Subdivre Bulog se Sulselbar, para Dandim, pengusaha penggilingan padi, dan BPTP Sulselbar.

Kepala BKP Kementan, Agung Hendriadi, mengapresiasi langkah Pemda Sulsel tersebut. "Melalui komitmen Pak Gubernur ini, saya berharap Sergap di Sulsel dapat tercapai, bahkan melebihi dari target yang ditetapkan," ujarnya.

Agung menjelaskan, Sergap dilaksanakan untuk memperkuat cadangan beras pemerintah (CBP) yang disimpan di Bulog. Hal ini sesuai dengan tugas Bulog untuk mengendalikan pasokan dan stabilitasi harga untuk menjaga ketahanan pangan.

Direktur Pengadaan Perum Bulog, Bachtiar, mengungkapkan jajarannya siap melakukan penyerapan gabah sesuai target yang ditetapkan. Strategi yang dilakukan, antara lain dengan mempermudah kerja sama pengadaan beras/gabah, menambah kapasitas gudang penyimpanan, dan meningkatkan pelayanan dengan tetap buka pada hari libur. Target serapan Bulog sampai Maret 2019 sebesar 224 ribu ton atau 15 persen dari total target Sergap nasional sampai Maret 2019 sebesar 1,5 juta ton.

Pada Rakor tersebut dilakukan penandatanganan MoU antara Bulog Divre Sulselbar dan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Sulsel untuk menyerap gabah 15 persen dari total produksi padi di wilayah tersebut. Penandatanganan disaksikan oleh Gubernur Sulsel, Kepala BKP Kementan, Direktur Pengadaan Perum Bulog, dan Panglima Kodam XIV Hasanuddin. (591)