Manfaat Buah Tin, Buah Nabi yang Melegenda

Selasa, 30 Juli 2019, 21:16 WIB

Buah Tin, Si Buah Nabi yang Melegenda. | Sumber Foto:Istimewa

AGRONET --  Buah tin atau buah ara telah ada sejak 1400 tahun Masehi, dikenal sebagai buah musiman yang awalnya ditemukan di Asia bagian barat. Kini, buah yang juga dikenal dengan nama buah ara atau fig ini juga sudah dibudidayakan dan telah tersedia di banyak daerah di Indonesia. Manfaat kesehatan dari buah tin yang umum adalah mencegah dan mengobati sembelit, gangguan pencernaan, diabetes, batuk dan flu, bronkitis, serta asma.

Manfaat buah tin bagi kesehatan dan penyakit :

1. Manfaat untuk Diet

Manfaat buah tin untuk diet ini terdapat pada seratnya yang membantu memperlancar metabolisme tubuh dan pencernaan. Pada kandungan 100 gram buah tin, hanya terkandung 74 kalori, yang mana bagus untuk Anda yang sedang diet. Manfaat lain yang bisa didapat dari buah tin adalah kandungan mineral, vitamin serta pigmennnya yang baik untuk mencerahkan dan melembabkan kulit.\

2. Pencegah kanker

Zat pektin yang hanya didapatkan pada buah-buhan tertentu, nyatanya ada dalam kandungan buah tin. Kandungan pektin yang ada dalam manfaat buah tin juga berdampak baik bagi pencernaan, terutama usus besar dan usus kecil. Bagi sebagian masyarakat timur tengah, buah tin ini juga digunakan sebagai obat pencahar tradisional, karena kandungan serat yang berlimpah pada buah tin.

Selain manfaat pencernaan usus tersebut, buah tin juga dapat mencegah beberapa kanker pada bagian perut tertentu, yaitu kanker usus. Satu biji buah tin segar, cukup mengandung beberapa kadar vitamin yang mengandung zat anti oksidan seperti vitamin-A, E, dan K. Keseluruhan senyawa fitokimia dalam buah tin dapat membantu menghilangkan bahaya radikal bebas dari tubuh manusia dan dengan demikian melindungi kita dari kanker, diabetes, penyakit degeneratif lainnya, dan bahkan infeksi organ dalam tubuh.

3. Kandungan gizi yang bermanfaat

Buah tin yang dikonsumsi dengan cara dikeringkan terlebih dahulu, merupskan sumber vitamin dan mineral baik untuk tubuh. Contohnya, 100 g buah tin kering mengandung 680 mg potasium, 162 mg kalsium, dan 2,03 mg zat besi. Kalium merupakan komponen penting dari sel dan cairan tubuh yang membantu mengendalikan denyut jantung dan tekanan darah. Sedangkan zat tembaga dan besi diperlukan dalam produksi sel darah merah tubuh.

4. Obat seksualitas

Selama berabad-abad yang lalu, khususnya masyarakat Arab, buah tin telah direkomendasikan sebagai obat tradisional untuk memperbaiki masalah seksualitas, seperti kemandulan, kemampuan seksualitas yang lemah,  dan disfungsi ereksi.  Hal ini juga menjadi bagian dari budaya dan mitologi bangsa Arab, terlebih pada masanya, manfaat buah tin ini menjadikannya sebagai obat kesuburuan dan kejantanan pria.

Kegunaan serta manfaat buah tin dalam obat seksualitas sebenarnya masih dipertanyakan, tetapi kandungan jumlah yang besar, teruatama vitamin dan mineral  yang baik untuk tubuh, sangat berdampak bagi bagi stamina dan energi tambahan. Masyarakat Timur Tengah meramu buah tin dengan merendam 3-4 buah tersebut dalam susu selama semalam. Lalu diminum pada waktu petang esok hari, untuk mendapatkan stamina dan energi di malam harinya.(234)