Tips Mengolah Ikan, Tetap Segar dan Berkualitas

Kamis, 18 April 2019, 08:52 WIB

Ikan mempunyai nilai ekonomis tinggi dengan manfaat yang nyata terhadap kesehatan. | Sumber Foto:Istimewa

AGRONET -- Ikan merupakan salah satu bahan makanan utama yang  menyehatkan.  Merupakan salah satu sumber protein dan vitamin yang tinggi sehingga menjadi alternatif  sajian menu utama selain daging. Namun perlu diingat, ikan adalah komoditi yang sangat cepat sekali mengalami penurunan mutu sehingga perlu perhatian serius  agar mutu ikan tetap terjaga. 

Ikan mempunyai nilai ekonomis tinggi dengan  manfaat yang nyata terhadap kesehatan, apalagi jika  bisa mengolahnya dengan baik dan benar. Sebuah hidangan lezat akan tersaji sebagai lauk pauk yang pas di meja makan untuk santapan keluarga.  

Mengolah dan memasak ikan memang telihat mudah, kita bisa  mengolahnya dengan cara menggoreng, merebus atau memanggangnya. Namun, jika kita kurang paham dalam  penanganan, penyimpanan dan pengolahannya maka nutrisi yang terkandung di dalam ikan bisa hilang dengan sia-sia  dan kualitas ikan  jadi menurun.

Beberapa nutrisi penting di dalam ikan yang harus diperhatikan adalah kadar protein dan lemak sehat seperti asam omega 3. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan agar hidangan ikan tetap berkualitas saat dikonsumsi.

Periksa kesegaran ikan

Untuk memeriksa kesegaran ikan, mulailah dengan menciumnya. Ikan segar akan berbau laut tetapi tidak amis, insang harus cerah dan lembab, periksa segala jenis perubahan warna kulit. Insang harus sedikit basah dan tidak berlendir atau kering, daging juga harus tegas, dan sisik seharusnya tidak rusak.

Gunakan suhu yang tepat

Memasak ikan sebaiknya menggunakan panas yang tepat yakni mencapai suhu internal 120 ° - 145 ° F. hal ini bertujuan untuk menghindari hilangnya nutrisi penting yang terkandung dari ikan.

Ketahuilah jenis ikan 

Ikan berminyak: salmon, ikan trout, dan ikan sarden. Sering dipanggang, dibakar, atau dikukus. Akan banyak minyak yang keluar dari ikan ini saat sedang diolah.

Ikan putih: Ikan-ikan ini akan berubah menjadi putih ketika dimasak. Apalagi jika cara memasaknya dengan digoreng.

Udang, kerang, kerang, dan tiram, makanan ini lebih sulit dicerna daripada ikan putih atau berminyak.

Belajarlah cara Fillet atau mengeluarkan tulang ikan

Mulailah dengan memotong leher ikan dan tekan pisau ke arah kepala. Iris dengan mulus di sepanjang tepi atas tulang punggung sampai seluruh fillet dipotong. Balik dan potong tulang dari sisi lain dan keluarkan semua daging yang menempel padanya.

Bersihkan ikan dengan baik dan benar

Jika membeli ikan hidup, ada teknik khusus agar saat memotong ikan tersebut kualitas, rasa, dan tekstur daging tetap sempurna. 

Gunakan pisau tajam, dan mulailah membersihkan sisik yang menempel pada kulit ikan. Setelah itu pindahlah menuju bagian insang dan hapus jeroan serta cuci dengan air mengalir untuk membersihkan secara menyeluruh. Taburkan garam di atasnya dan simpan dalam kulkas hingga siap digunakan.

Jika ikan akan dimasaknya di lain waktu, ikan dapat disimpan selama beberapa lama di dalam kulkas. Setelah dibersihkan, bilas ikan dengan menggunakan air dingin dan keringkan dengan tissue dapur yang tebal. Lindungi ikan dengan cling wrap ataupun aluminum foil. Biasanya ikan bisa disimpan selama kurang lebih dua hari dengan cara ini. Silakan mempraktekkanya. (234)