Kebun Raya Baturraden Rampai Tumbuhan Perkebunan Jawa

Rabu, 13 Desember 2017, 22:14 WIB

Kebun Raya Baturraden, Banyumas, Jawa Tengah | Sumber Foto:agronet.co.id

AGRONET – Ingin memanjakan mata dengan beraneka ragam tumbuhan perkebunan jawa? Tidak perlu repot-repot untuk berkeliling Pulau Jawa.  Cukup datang ke Kebun Raya Baturraden.  Eduwisata ini berlokasi di selatan lereng Gunung Slamet, Jawa Tengah.  Tepatnya di Desa Kemutug Lor, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas.

Taman Flora of Java, Taman Liana, Taman Obat, Taman Paku, Taman Bambu, dan Taman Bergetah Putih sederet taman yang ada di Kebun Raya Baturraden.  Dari 143,5 hektar luas Kebun Raya Baturraden, baru 15% lahan yang dikelola sebagai taman.  Meskipun demikian, Kebun Raya Baturraden sudah mengoleksi 2.637 spesimen tanaman. Terdiri atas 571 spesies, 394 marga, dan 196 suku. 

Adalah Megawati Soekarno Putri pencetus berdirinya Kebun Raya Baturraden yang diawali pada Penutupan Jambore Nasional Tahun 2000 Silam.  Limabelas Tahun kemudian, Desember 2015 barulah Kebun Raya Baturraden ini diresmikan.  Kebun Raya Baturraden menjadi kebun raya ke-28 tingkat Nasional dan kebun raya ke-23 yang dikelola Pemerintah Daerah (Pemda).

Kantor Balai Konservasi Tumbuhan, Sumber : Humas Kebun Raya Baturraden

Tidak hanya Pemda setempat yang berperan mengembangkan Kebun Raya Baturraden, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pun turut serta di dalamnya.  Ketua Bidang Pengelolaan dan Diseminasi Hasil Penelitian Pusat Penelitian Biomaterial LIPI, Dede Heri Yuli Yanto menyebutkan “LIPI sejak beberapa tahun lalu membantu Pemda membangun dan menggembangkan kebun raya daerah, salah satunya Kebun Raya Baturraden.”

Jogging track, rumah pohon, dan wahana permainan anak, merupakan wahana-wahana yang terus dikembangkan oleh Pemda bersama LIPI.  Dengan terus dilakukannya penataaan kebun raya, pengunjung pun semakin bertambah tiap tahunnya.  Kemudahan akses menuju lokasi menjadi alasan wisatawan singgah ke tempat ini.

Hanya dibutuhkan waktu 30 menit untuk sampai ke lokasi dari Alun-alun Purwokerto.  Tentunya dengan menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat.  Jika menggunakan transportasi umum, ada banyak alternatif pilihan, seperti rental kendaraan, taksi, jasa transportasi online, ataupun angkutan kota (angkot). 

Cukup mengeluarkan kocek Rp. 5.000, angkot berwarna hijau jurusan Terminal Bulupitu – Baturraden akan mengantar sampai terminal Baturraden.  Masih sekitar 2,4 kilometer (km) lagi untuk dapat sampai ke Kebun Raya.  Dapat ditempuh dengan berjalan kaki, naik ojek, ataupun menyewa angkot daerah setempat.

Jika tidak ingin terlalu banyak berganti kendaraan, dapat menggunakan Taksi atau jasa transportasi online.  Tarif berkisar Rp. 50.000 hingga Rp. 60.000 dari Alun-alun Purwokerto menuju Kebun Raya.  Terbilang murah bukan?

Masih ingin lebih murah lagi?  Ya, dengan bersepeda.  “Naik sepeda onthel ke Kebun Raya Baturraden, mengapa tidak?” kata Juni Sumarmono, penghobby bersepeda untuk rekreasi.  Hanya dibutuhkan waktu 1 hingga 1,5 jam menuju Kebun Raya Baturraden.  Titik awal keberangkatan dari depan Kantor Rektorat Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), Jalan H.R. Bunyamin, Purwokerto. 

 
Sumber : Juni Sumarmono

 

“Hemat dan sehat,” sebut pria yang berprofesi sebagai Dosen Fakultas Peternakan Unsoed ini.  Segarnya udara pegunungan membuat tubuh dan pikiran terasa rileks.  Secangkir susu segar hangat asli dari Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul Sapi Perah (BBPTU) Baturraden mampu menghangatkan tubuh dari dinginnya udara di Kebun Raya. 

Minuman hangat semakin nikmat jika dipadukan dengan berbagai kudapan khas Banyumas.   Mendhoan, Sroto, dan Gethuk Goreng banyak oleh pedagang di sekitar Kebun Raya Baturraden.  Tak hanya kuliner, lapak-lapak penjual tanaman hias pun cukup menjamur. 

Sumber : agronet.co.id

Tanaman hias sangat cocok dijadikan sebagai oleh-oleh.  Pekarangan rumah akan semakin indah bilamana dihiasi dengan tanaman-tanaman khas nusantara.  Seolah memindahkan Kebun Raya Baturraden ke halaman rumah.  Dengan menanam tanamanan-tanaman hias ini turut melestarikan tumbuhan perkebunan jawa. (269)

BERITA TERKAIT

Agronesia Utama
Komunitas