Beternak Lebah Madu bagi Pemula

Kamis, 10 Oktober 2019, 10:47 WIB

Beternak lebah madu memberi peluang usaha dengan keuntungan yang lumayan besar. | Sumber Foto:Dok Istimewa

AGRONET -- Tujuan utama beternak lebah madu adalah mendapatkan madunya. Madu ialah cairan yang banyak mengandung zat gula pada sarang lebah atau bunga (rasanya manis). Lebah sengaja memproduksi madu sebagai cadangan makanannya. Madu ini dibuat dari campuran nektar dan serbuk sari. Bagi manusia, madu ini sangat bermanfaat khususnya sebagai sumber energi tambahan. Harga madu pun menjadi mahal sebab ada banyak orang yang membutuhkannya.

Beternak lebah madu merupakan salah satu usaha di bidang peternakan yang mempunyai peluang sangat besar. Terutama madu yang memang memiliki tingkat permintaan pasar yang begitu tinggi. Selain itu Anda juga bisa memperoleh pendapatan lain dari usaha beternak lebah madu. Misalnya seperti malam, royal jelly, propolis, stup, bibit, dan sebagainya. Tentunya jika dikerjakan dengan sungguh-sungguh, peluang beternak lebah madu tak kalah dengan lainnya.

Jika Anda berminat menjalankan usaha peternakan lebah madu tetapi belum mempunyai bekal pengalaman apapun, Anda bisa mengikuti panduan berikut!

Pembuatan Stup

Anda bisa memulai beternak lebah madu dengan membuat stup yaitu kotak khusus yang bisa digunakan sebagai sarang lebah madu. Jika dibandingkan dengan pemakaian gelodok, stup ini mempunyai beberapa kelebihan. Di antaranya yaitu lebih mudah dikelola, daya tampungnya lebih banyak, serta lebah akan merasa lebih nyaman. Stup terbuat dari kayu yang dibentuk balok. Di dalamnya terdapat frame sebagai tempat meletakkan sisiran.

Pengadaan Lebah

Ada 2 cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkan lebah madu yang akan Anda ternakkan. Cara  yang pertama, Anda bisa membelinya dari peternak lain. Sedangkan cara yang kedua ialah memburunya di alam liar. Perlu Anda ketahui, lebah madu banyak menghuni hutan-hutan belantara di Indonesia. Dengan bermodalkan tekad dan keberanian, Anda bisa menangkap lebah hutan liar ini secara gratis. Tidak ada larangan untuk berburu lebah madu.

Penangkapan Lebah

Jika Anda berhasil menemukan sarang lebah madu di alam liar, tugas Anda selanjutnya adalah memindahkan koloni lebah madu tersebut dari sarangnya ke stup. Di sini Anda membutuhkan trik khusus agar berhasil. Adapun triknya yaitu Anda harus berfokus memindahkan lebah ratu terlebih dahulu. Nantinya lebah-lebah pekerja akan mengikuti keberadaan lebah ratu tersebut. Anda bisa menutup stup setelah sebagian besar lebah memasuki stup. Jangan lupa bawa pulang juga sarangnya.

Pemindahan Lebah

Mulailah dengan mengasapi lebah beberapa saat supaya kondisinya menjadi lebih jinak. Lalu ambil beberapa sisiran dari sarang untuk dipindahkan ke dalam frame. Di sini Anda hanya perlu mengambil sisiran muda yang berwarna putih serta dipenuhi larva, madu, dan serbuk sari. Kemudian pindahkan lebah ratu di tengah-tengah sisiran tersebut. Lantas stup bisa ditutup kembali. Barulah lebah-lebah pekerja dilepaskan. Secara otomatis, lebah ini akan mencari di mana keberadaan lebah ratu dan masuk ke dalam stup.

Pemeriksaan Lebah

Meskipun lebah madu bisa mengurus dirinya sendiri, tetapi Anda juga harus ikut memantau kondisi koloni lebah tersebut. Kenakan pakaian keamanan terlebih dahulu. Setelah itu, bukalah penutup stup dari sisi samping sedikit saja. Hembuskan asap 2-3 kali supaya lebah menjadi tenang. Ambil bingkai sisiran satu per satu. Periksa kondisi bingkai tersebut secara teliti. Cek bagaimana kondisi ratu, larva, telur, madu, dan serbuk sari. Catat hasil pemeriksaannya.(234)