Tatalaksana Pakan Bebek Petelur

Selasa, 05 November 2019, 08:21 WIB

Pemberian pakan untuk bebek petelur harus diatur sedemikian rupa agar sesuai dengan kebutuhannya. | Sumber Foto:Istimewa

AGRONET -- Beternak bebek bukan hal yang mudah, selain anda harus memegang teguh jiwa cinta kasih dan kepedulian tinggi, ada beberapa cara tersendiri untuk memperlakukannya. Salah satunya adalah cara pemberian pakan pada Bebek petelur yang tidak bisa sembarangan. Ada langkah yang harus diperhatikan kemudian di aplikasikan. Pemberian pakan  sangat berpengaruh pada perkembangan bebek.

Pemberian pakan untuk bebek petelur harus diatur sedemikian rupa agar sesuai dengan kebutuhannya. Pemberian pakan secara berlebihan, di samping dapat memboroskan biaya produksi, justru berefek buruk pada bebek. Bebek menjadi malas bertelur dan malas bergerak. Imbasnya pada target produksi pun tidak tercapai. Selain itu, lingkungan kandang pun menjadi kotor akibat banyaknya sisa pakan yang tidak dihabiskan oleh bebek.

Kami tetap menyarankan Anda untuk memberikan pakan dalam porsi yang secukupnya. Walaupun kelihatannya selalu lapar, kebutuhan pakan yang diperlukan oleh bebek petelur ini tidak jauh berbeda dengan ayam . Tetapi bebek kurang menyukai pakan yang kering sehingga Anda harus menambahkan air untuk membasahinya. Tambahkan pula pakan yang banyak mengandung protein untuk mempercepat pertumbuhan bebek yang Anda budidayakan.

Tingkat kebutuhan nutrisi yang akan diberikan oleh bebek petelur  wajib disesuaikan dengan fase pertumbuhannya. Dosis pakan untuk bebek yang masih anakan tentu berbeda dengan bebek fase petelur. Bebek yang sudah memasuki tahap bertelur setidaknya memerlukan pakan yang mengandung protein sebanyak 17-20 persen dan energi sebesar 2.700-2.880 kkal. Buatlah pakan dari berbagai bahan supaya sarat dengan kandungan gizi.

Anda bisa menggunakan sumber karbohidrat sebagai bahan pokok untuk pakan bebek yang didapatkan dari dedak, jagung, aking, atau menir. Lalu untuk sumber protein hewaninya bisa diperoleh dari ikan betok, ikan sepat, ikan wader, ikan rucah, kerang, remis, kulit udang, keong sawah, serta bekicot. Anda tidak harus menggunakan ikan segar. Ikan yang sudah dikeringkan, diasinkan, atau dijadikan tepung pun bagus dipergunakan sebagai pakan bebek.

Pada dasarnya, seekor bebek petelur membutuhkan pakan kering minimal sebanyak 155 gram/hari atau sekitar 220 gram/hari untuk pakan basah dengan kadar air sekitar 15-20 persen. Tidak ada aturan pasti mengenai jumlah pakan yang ideal karena porsinya harus disesuaikan dengan jenis bebek yang dipelihara, umur bebek, dan kondisi kandang. Ada peternak yang memberikan pakan sebanyak 20 kg/hari untuk 100 ekor bebek. Sedangkan peternak lain memberikan pakan antara 25-27 kg/hari.

Komposisi bahan yang biasa dipakai untuk membuat pakan bebek yaitu aking 7 kg, bekatul 5 kg, ikan segar 15 kg, dan tepung ikan 5 kg. Karena kurang bisa menerima pakan yang kering, pakan yang diberikan ke bebek harus basah. Jadi sebelum pakan diberikan ke bebek, pakan tersebut harus ditambah air dan dicampur sampai merata. Kandungan air di dalam pakan tersebut tidak boleh lebih dari 20 persen. Jika terlalu basah, maka nutrisi yang diserap oleh bebek tidak akan maksimal karena sudah terlalu banyak meminum air.

Selain makanan utama, bebek juga perlu diberi tambahan vitamin untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatannya. Jangan pernah memberikan pakan yang kondisinya sudah berjamur kepada bebek karena bisa meracuninya. Kalau untuk nasi sisa masih bisa diberikan asalkan dicuci sampai bersih terlebih dahulu. Sebaiknya gunakan bekatul halus sebab kadar nutrisinya jauh lebih tinggi ketimbang bekatul kasar. Namun sayangnya kebanyakan bebek kurang menyukai bekatul halus karena sulit ditelan. Solusinya adalah campurkan setengah bekatul kasar dan setengah bekatul halus.

Sebagian peternak memberi pakan di dalam ruang istirahat. Sebaiknya pakan jangan kepanasan. Pemberian pakan dua kali yaitu pukul 07.00 dan 17.00 atau juga bisa 3 kali yaitu ditambah pukul 12.00, tergantung kebiasaannya. Di antara jam pakan dua kali biasanya diselingi dengan camilan protein hewani. Hal ini tergantung kebiasaan peternak dan kondisi lingkungan kandang. Setelah 2 jam dari waktu pemberian pakan, bebek bisa diberikan protein hewani tambahan.

Jangan mengganti jenis pakan, petugas pakan dan jadwal pakan tiba-tiba, sebab ini bisa membuat bebek stres. Hindari pemberian pakan di luar jadwal dan memaksa itik berhenti makan. Pemberian pakan sebaiknya diberikan saat semua bebek dalam keadaan terjaga.  

Pakan yang diberikan kepada bebek harus diusahakan tetap stabil, baik porsi maupun bahan bakunya. Komposisi pakan yang terus diubah-ubah atau jumlahnya yang kurang akan memicu timbulnya stres pada bebek petelur peliharaan Anda. Hindari pula memberikan pakan di luar waktu kebiasaannya. Faktor lain yang bisa membuat bebek menjadi stres yaitu memaksanya untuk berpuasa/berhenti makan secara tiba-tiba karena alasan tertentu. Sebelum pakan diberikan, pastikan seluruh bebek dalam keadaan bangun, tidak tidur, dan bergerak aktif.(234)