Beternak Ayam Broiler di Pekarangan Rumah

Senin, 30 Maret 2020, 14:28 WIB

Beternak ayam broiler dapat dilakukan di lahan sempit di pekarangan rumah dan memberikan keuntungan lebih besar dari ayam ras. | Sumber Foto:Dok Istimewa

AGRONET --  Pekarangan yang tidak terpakai di rumah sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk mencari uang tambahan seperti salah satunya sebagai ternak ayam broiler. Ayam negeri yang juga sering disebut dengan ayam pedaging ini bisa menjadi bisnis menggiurkan khususnya dengan permintaan konsumen yang sangat tinggi.

Dibandingkan dengan ayam kampung yang memiliki tekstur daging lebih keras, ayam broiler lebih diminati karena tekstur daging yang empuk dan memiliki daging yang tebal, meski sebenarnya kandungan gizinya tak sebanyak ayam kampung.

Ayam broiler banyak dipilih orang untuk dipelihara karena proses tumbuh yang sangat cepat hanya 4 minggu saja. .Selama ini, beternak ayam selalu identik dengan halaman yang luas. Padahal ternak ayam di halaman rumah yang sempit juga dapat Anda lakukan. Ayam broiler adalah jenis yang paling memungkinkan untuk diternak pada halaman rumah berukuran kecil. 

Buatlah kandang yang praktis

Hobi beternak ayam terutama jenis broiler atau pedaging tetap dapat Anda lakukan meskipun tinggal di kompleks perumahan yang umumnya berhalaman sempit. Caranya tentu saja dengan membuat kandang ayam menjadi lebih praktis. Buatlah kandang dengan kapasitas satu atau dua pasang Ayam broiler indukan yang bisa ditata rapi. Kemudian, Anda dapat menempatkan kandang ini di halaman depan maupun belakang.

Perhatikan kebersihan kandang

Cara ternak Ayam broiler di halaman sempit yang kedua adalah memperhatikan kebersihan kandang. Jadi, jika Anda memutuskan untuk beternak ayam pedaging ini, maka kandang juga harus dibersihkan secara rutin. Jangan sampai Anda membiarkan kotoran ayam menumpuk sehingga menimbulkan bau kurang sedap apalagi sampai tercium oleh tetangga sebelah.

Kotoran ayam yang telah dikumpulkan sebaiknya dimasukkan ke dalam komposter. Komposter adalah sebuah drum plastik yang aerasinya sudah diatur. Fungsinya adalah untuk mendekomposisi kotoran ayam menjadi pupuk organik untuk tanaman. Melalui cara ini, kotoran ayam tentu tidak akan menimbulkan bau menyengat dan lebih bermanfaat.

Teliti dalam memilih indukan

Meskipun Anda hanya melakukan ternak ayam berskala kecil, tapi pemilihan indukan tetap harus diperhatikan. Ada beberapa kriteria yang perlu Anda ketahui untuk menentukan apakah ini ayam indukan berkualitas terbaik atau bukan. Beberapa kriteria dari ayam indukan terbaik, baik jantan (jago) maupun betina, yaitu:

  • Mempunyai mata yang bulat dan cerah.
  • Jengger pada jago terlihat segar dengan warna merah dan berkembang sempurna.
  • Badan berbentuk panjang dan padat.
  • Bulu terlihat kering, tua serta mudah patah.
  • Anus terlihat sedikit pucat, lebar, basah dan berbentuk bulat telur.
  • Mempunyai kaki yang kecil dan berwarna pucat.
  • Bagi ayam jago apabila ditekan kemaluannya maka mudah menonjol.
  • Penampilannya giras (gesit, lincah dan liar) khusus untuk ayam jantan.

Berikan pakan secara teratur

Pemberian pakan secara rutin secara langsung akan membantu kesuksesan usaha ternak ayam broiler di halaman sempit yang Anda lakukan. Sebenarnya, khusus untuk Ayam broiler tidak terlalu rewel soal masalah pakan. Anda bisa memberi makan ayam jenis ini dengan dedak halus, biji jagung, sisa makanan kita, bekicot yang dicacah, potongan kangkung dll. Selain bahan pakan alami, Anda juga dapat makan ayam broiler dengan vur 521 atau 511.

Apabila Anda ingin menguatkan cangkang telur ayam betina, maka dalam pakan dapat ditambahkan tepung kulit kerang dan bekicot. Selanjutnya, agar memperkuat daya tahan ayam broiler terhadap penyakit Anda dapat menambahkan rajangan daun pepaya. Disamping daun pepaya, Anda juga hendaknya mencampur tetrachlor pada pakan maupun minumnya. Senyawa inilah yang berfungsi sebagai antibiotik, vitamin dan mineral.

Perawatan Minggu Pertama

Untuk perawatan minggu pertama yakni hari 1 sampai 7, anak ayam bisa dipindahkan dalam tempat pemanas atau jika memakai indukan maka bisa diberikan air minum hangat yang ditambahkan gula pada hari pertama, sedangkan untuk hari kedua dan seterusnya bisa diberikan air biasa. Berikan pakan pada anakan atau DOC berupa butiran kecil dengan jumlah minimal 13 gram per ekor atau 1.3 kg untuk 100 ekor anak ayam. Sedangkan untuk vaksin pertama diberikan pada hari ke empat.

Perawatan Minggu kedua

Untuk perawatan minggu kedua yakni hari 8 sampai 14 masih butuh pengawasan namun tidak sebanyak minggu pertama. Suhu pemanas bisa diturunkan dan pakan yang diberikan sebanyak 33 gr per ekor atau 3.3 kg untuk 100 ekor ayam.

Perawatan Minggu Ketiga

Untuk perawatan minggu ketiga dimulai dari hari ke 15 hingga 21, pemanas bisa dimatikan pada siang hari dan jumlah pakan bisa ditambah yakni sebanyak 48 gram per ekor ayam. Selain itu, vaksinasi kedua juga bisa dilakukan pada minggu ketiga khususnya mendekati hari ke 21.

Perawatan Minggu Keempat

Untuk perawatan minggu keempat yakni hari ke 22 sampai 28, pemanas sudah tidak perlu digunakan sebab bulu ayam negeri sudah tumbuh dengan lebat. Sedangkan untuk pakan juga ditambah yakni 65 gram per ekor ayam. Selain itu, dalam minggu ini juga akan dilakukan sampling berat badan ayam di hari ke 28 yang berguna untuk mengontrol pertumbuhan ayam dimana berat badan ayam negeri normal adalah sekitar 1.25 kg.

Perawatan Minggu Kelima

Untuk perawatan minggu kelima yakni mulai dari hari ke 29 hingga 35, maka pakan yang diberikan semakin ditambah yakni sebanyak 88 gram per ekor. Mendekati hari ke 25, maka samling berat badan dilakukan kembali dan berat badan ideal ayam sudah harus berada antara 1.8 hingga 2 kg. Selain itu, pengadukan dan penambahan alas lantai juga harus dilakukan untuk menjaga lantai agar tetap kering.

Pemberian Vaksin

Memberikan vaksin untuk ternak ayam negeri menjadi langkah awal yang penting untuk mencegah penyakit pada ayam. Vaksin yang diberikan pada ayam adalah mikroorganisme penyebab penyakit yang sudah dilemahkan atau sudah mati sehingga bisa merangsang pembentukan imun tubuh ayam. Untuk cara pemberian vaksin bisa dilihat berikut ini.

  • Pastikan ayam dalam kondisi sehat sebelum diberikan vaksin dan hindari memberi vaksin pada cuaca yang sedang panas sebab hanya boleh dilakukan maksimal pada suhu 29 derajat celcius.
  • Vaksin bisa dicampur dengan air minum atau juga bisa menggunakan vaksin tetes atau vaksin suntik.
  • Untuk vaksin yang dicampur dengan air, pastikan memakai air bebas klorin, desinfektan dan memiliki pH 6.5 hingga 7.5
  • Sesudah diberi vaksin, maka berikan juga suplemen atau multivitamin supaya ayam tidak mudah stres.

Mengatasi Penyakit Ayam

Ada beberapa penyakit pada ayam negeri yang sering menyerang seperti gumboro, ngorok, berak kapur dan juga tetelo yang beberapa diantaranya juga terjadi pada cara ternak ayam kalkun. Untuk langkah pencegahan penyakit  yang jauh lebih baik dilakukan dibandingkan cara mengobati ayam sakit,  maka pastikan kebersihan kandang dan kotoran yang menempel pada anus kemudian isolasi ayam yang sedang sakit supaya tidak menular pada ayam lainnya selain memastikan ayam mendapat vaksinasi dan nutrisi yang cukup dari pakan.

Panen dan Pemasaran

Untuk panen ayam negeri sudah bisa dilakukan antara umur 35 hingga 42 hari dan berat ayam sudah lebih dari 39 gram. Ayam juga harus segera dipasarkan untuk menekan biaya pakan dan menghindari ayam stres saat proses transportasi sehingga ayam akan mati dan tentunya sangat merugikan. Sebelum ayam dipanen, sebaiknya akan lebih dulu tempat pakan namun biarkan tempat minumnya dan tambahkan dengan gula merah khususnya jika akan dibawa dengan perjalanan jauh. Tangkap juga ayam pada bagian kaki dengan hati hati dan pegang kuat pada persendian untuk menghindari patah pada kaki ayam tersebut.

Beternak ayam khususnya jenis broiler memang menyita waktu karena Anda harus mengurusi beberapa hal seperti kandang, pakan dan memilih indukan. Namun, jika usaha ternak yang Anda lakukan berhasil maka keuntungannya tentu lebih besar dari ayam ras. Bahkan proses pertumbuhan yang begitu cepat membuat jenis ayam ini banyak diminati untuk dibudidayakan. Agar hasilnya maksimal, beternak ayam broiler memang harus Anda lakukan dengan sabar dan penuh ketelitian. Cara di atas tentu dapat membantu Anda dalam melakukan usaha ternak Ayam Broiler di halaman sempit.(234)