Perusahaan menyadari pentingnya perlindungan lingkungan dengan menerapkan pengelolaan lingkungan di seluruh aspek.

Jaring dan Penyemprotan Air Jadi Strategi PT KTM-Mitr Phol Antisipasi Pencemaran

Sabtu, 18 Mei 2024, 10:06 WIB

Jaring dipasang di PT KTM-Mitr Phol untuk mencegah ampas tebu mencemari lingkungan. | Sumber Foto:Dok. KTM-Mitr Phol

AGRONET – Untuk mengantisipasi pencemaran, PT Kebun Tebu Mas (KTM)-Mitr Phol memasang jaring dan penyemprot air di lokasi penampungan ampas tebu atau bagasse selama musim giling 2024. Perusahaan ingin menjaga agar ampas tebu ini tidak mencemari lingkungan dan masyarakat, termasuk tanaman tembakau yang ada di sekitar pabrik gula.  

“Pemasang instalasi ini melindungi dari debu ampas tebu, sebagai antisipasi agar tidak ada keluhan dari masyarakat. Ini juga demi karyawan dan masyarakat sekitar,” ujar Production Director PT KTM-Mitr Phol, Jumnian Sroysen, di sela acara selamatan yang menandai awal musim giling yang dimulai 14 Mei lalu di Lamongan.

PT KTM-Mitr Phol  berkomitmen  menerapkan konsep "menciptakan nilai untuk kehidupan yang berkelanjutan" dalam operasi bisnisnya. Konsep ini menggabungkan inovasi dan teknologi digital untuk meningkatkan produktivitas mulai dari sumber bahan hingga pengiriman produk ke konsumen, dengan mengarah pada bio-based industry.

Untuk menciptakan bisnis yang berkelanjutan, perusahaan menyadari pentingnya perlindungan lingkungan dengan menerapkan pengelolaan lingkungan di seluruh aspek. Semua itu mencakup konsumsi sumber daya berkelanjutan, dan pengelolaan air, energi, perubahan iklim, kualitas udara, dan pemilihan mesin yang ramah lingkungan. Konsep zero waste juga diadopsi untuk menginisiasi produk bernilai tambah dan menciptakan nilai bagi kehidupan berkelanjutan. (yen)