Kementan Apresiasi Pemda Sumbar Bangun TTIC Modern

Kamis, 18 Juli 2019, 16:11 WIB

Kepala BKP, Kementan, Agung Hendriadi (tengah) bersama Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, (kiri) saat peresmian TTIC di Kota Padang, Rabu (17/7). | Sumber Foto: Humas BKP Kementan

AGRONET -- Guna menjaga pasokan dan stabilitasi harga pangan, peranan Toko Tani Indonesia Centre (TTIC) Kementerian Pertanian (Kementan) sangat strategis karena mampu mempengaruhi harga pangan. Untuk itu, Kementan sangat mengapresiasi kepada pimpinan daerah yang mempunyai inisiasi mengembangkan TTIC agar stok dan harga pangan bisa terkontrol.

Hal itu disampaikan Kepala Badan ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian (Kementan), Agung Hendriadi, saat peresmian TTIC di Sumatera Barat (Sumbar) bersama Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, di TTIC Dinas Pangan Sumbar, Rabu (17/7). "Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada Gubernur Sumatera Barat dalam menjaga pasokan dan stabilitasi harga pangan, dengan membangun TTIC modern yang menggunakan APBD," ujar Agung.

Menurut Agung, TTIC di Sumbar ini mempunyai gedung permanen yang dilengkapi dengan fasilitas modern, dan menjual beragam komoditas pangan. "Dibangunnya TTIC dan dibentuknya Unit Pelaksana Teknis Distribusi pasokan dan akses pangan, membuktikan tingginya komitmen gubernur dalam membangun ketahanan pangan wilayah. Ini perlu dicontoh daerah lain," ujarnya.

Agung mengharapkan, melalui pembangunan dan pengelolaan TTIC yang baik, ketahanan pangan daerah semakin mantap. Hal ini karena pemerintah dapat mengintervensi ketika harga pangan tinggi melalui operasi pasar dan melakukan pembelian langsung kepada petani ketika harga jatuh.

"Dengan cara ini, akses pangan masyarakat bisa terpenuhi. Pada sisi lain, petani mendapatkan untung dan inflasi dari pangan bisa terkendali," jelas Agung yang didampingi Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, BKP, Risfaheri.

Sementara itu, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, dalam sambutannya mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk menjaga ketahanan pangan bagi masyarakat. Dia berharap dengan dibangunnya TTIC ini, produsen mendapatkan keuntungan dan masyarakat mudah mendapatkan pangan dengan harga yang wajar.

"Harga pangan yang dijual di sini harus lebih murah dibanding ditempat lain. Ini karena komoditasnya langsung dari petani, dan rantai distribusinya sudah lebih pendek," ujar Irwan Prayitno.

TTIC yang dikelola Dinas Pangan ini berlokasi di Jl. Bypass KM. 15, Aie Pacah, Kota Padang. Fasilitas yang tersedia antara lain bangunan TTIC 2 lantai, 2 unit cold strorage kapasitas 10 ton (untuk daging) dan kapasitas 8 ton (untuk sayuran), 6 mobil box, 18 mitra kerja TTIC (vendor), serta gudang penyimpanan.

Dalam acara peresmian ini, turut hadir para pimpinan daerah se-Sumbar, Kepala Dinas Pangan, Bank Indonesia, perangkat pimpinan daerah, gabungan kelompok tani, dan undangan lainnya. Bersamaan dengan kegiatan peresmian TTIC ini juga diadakan gelar pangan murah cabai merah keriting dengan harga Rp40.000 per kg, serta menjual beragam komoditi pangan strategis lainnya. (591)