HPS Ditutup, Transaksi Tembus Rp 8 Miliar

Selasa, 05 November 2019, 11:54 WIB

Direktur Perbenihan pada Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) Sukarman membacakan sambutan saat menutup peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-39 di Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (5/11). | Sumber Foto:Agronet/360

AGRONET – Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-39 yang digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi ditutup, Selasa (5/11). Penutupan dilakukan oleh Direktur Perbenihan pada Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) Sukarman dan Sekretaris Daerah Provinsi Sultra La Ode Mustari.

Sukarman menilai, peringatanHPS ke-39 yang berlangsung sejak Sabtu (2/11) sampai Selasa (5/11) tergolong sukses dan berhasil. Beragam kegiatan seperti gelar inovasi teknologi, pameran pangan, festival pangan lokal, seminar nasional, temu bisnis, diplomatic tour, dan aneka lomba berjalan dengan baik, lancar, dan tanpa halangan.

“Hal ini berkat kerja keras dan kerja sama semua pihak, mulai dari pusat Kementerian Pertanian maupun Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara yang terlibat mulai persiapan sampai pelaksanaan kegiatan,” ujar Sukarman saat membacakan sambutan Direktur Jenderal Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto selaku Ketua Panitia Nasional HPS ke-39.

Atas keberhasilan pelaksanaan HPS ke-39, Sukarman melanjutkan, Kementan menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Gubernur Sultra beserta jajarannya, Bupati Konawe Selatan berserta jajarannya, Walikota Kendari beserta jajarannya, Kapolda, Kapolres, dan TNI serta semua pihak yang terkait. “Tiada gading yang tak retak, tentunya kami panitia juga memohon maaf apabila selama persiapan dan pelaksanaan peringatan HPS ke-39 ada hal-hal yang kurang berkenan,” ujar Sukarman.

Mengenai capaian kegiatan, peringatan HPS ke-39 mencatatkan jumlah pengunjung sebanyak 82.975 orang yang mendatangi 266 stand pameran dan 88 stand kuliner di Lapangan MTQ Kota Kendari. Adapun total nilai transaksi, baik dalam bentuk penjualan langsung dari pameran, bazar UKM, dan kuliner, maupun pemesanan barang senilai Rp 8,015 miliar.

Selain itu, kata Sukarman, acara temu bisnis yang dihadiri 250 peserta dari unsur pelaku usaha, produsen, buyer, dan unsur pemerintah telah melahirkan 26 nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani produsen dengan pembeli.

“Nilainya Rp 35 miliar per tahun, antara lain produk kakao, minyak nilam, minyak kelapa (VCO), produk peternakan, buah, dan sayuran,” kata Sukarman.

Senada dengan Sukarman, Sekda Provinsi Sultra La Ode Mustari juga menyampakan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah membuat pelaksanaan peringatan HPS ke-39 berjalan dengan baik. “Lima hari terakhir ini kita bahu-membahu tanpa mengenal lelah sehingga semua dapat berjalan dengan baik dan lancar walaupun banyak keterbatasan sarana dan prasarana,” kata Mustari.

Menurut dia, peringatan HPS ke-39 merupakan berkah bagi pemda dan masyarakat Sultra, khususnya Kota Kendari. Sebab, kegiatan secara langsung memberikan dampak positif bagi berbagai elemen masyarakat dan dunia usaha. Perputaran uang dan geliat bisnis masyarakat Sultra bergeliat. Hunian hotel dan rumah-rumah warga yang disewakan meningkat, usaha rental mobil milik masyarakat Kendari juga full booked, penjualan industri rumah tangga melesat tajam, dan jumlah pengunjung rumah-rumah makan naik drastis.

Selain itu, Mustari melanjutkan, peringatan HPS ke-39 telah mengenalkan potensi-potensi sumber daya alam Sultra tidak hanya saja kepada delegasi-delegasi dalam negeri, melainkan juga utusan dari mancanegara yang hadir.  “Kami berharap potensi daerah Sultra, baik pertanian, pertambangan, perikanan, dan pariwisatanya makin dikenal di dalam negeri dan luar negeri,” ujar Mustari. (360)