Pemprov Jatim Minta Bulog Bangun Gudang Beras seperti Cipinang

Kamis, 07 November 2019, 11:27 WIB

Guberbur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat bertemu Direktur Pengadaan Bulog, Bachtiar, di gedung negara Grahadi, Surabaya, Kamis (7/11). | Sumber Foto:KBRN

AGRONET -- Tingkatkan transaksi perberasan, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, minta Perum Bulog untuk membangun Pasar Beras seperti yang ada di Cipinang. Selain itu, Pasar Beras diharapkan dapat memenuhi kebutuhan. 

Hal itu disampaikan Khofifah saat bertemu dengan Direktur Pengadaan Bulog, Bachtiar, di gedung negara Grahadi, Surabaya, Kamis (7/11). "Saya minta kepada beliau untuk membuka pasar beras seperti Cipinang," ujarnya. 

Di Jatim, sedianya memiliki pasar beras di Bendul Merisi Surabaya. Namun menurut Khofifah pasar tersebut masih bersifat tradisional, sehingga dibutuhkan pasar dengan konsep yang lebih modern. "Varian-variannya sekarang cukup banyak yang bisa disiapkan oleh Bulog, termasuk beras fortifikasi," imbuhnya. 

Pembentukan Pasar Beras dengan format seperti pasar di Cipinang telah diusulkan kepada Bulog untuk dibangun di Jatim. Khofifah lega, lantaran Bulog merespon dan menyetujui pembangunan pasar tersebut. "Sementara opsinya adalah di Gudang Buduran," tuturnya. 

Bukan tanpa alasan, Khofifah ingin ada Pasar Beras di Jatim. Menurutnya, beras adalah kebutuhan dan menjadi makanan pokok sehari-hari. Selain itu, meningkatkan transaksi beras yang rupanya bermacam macam jenis. 

Sementara itu, Direktur Pengadaan Bulog, Bachtiar, menuturkan bahwa permintaan ini merupakan terobosan Gubernur yang bagus. Karena Jawa Timur itu kan daerah produsen beras. "Artinya apa? Potensi ini untuk dikembangkan sebagai basis kawasan Tengah dan Timur, ini kan ini kan surplus ya," tuturnya. 

Bachtiar menyebut, Jatim adalah produsennya beras yang besar. Sehingga kalau ini dibuat bursa pasar diharapkan nanti perdagangan beras ini akan surplus dan lebih maju, dan bisa tersalurkan dengan baik. (KBRN /591)