Peran PPID Peternakan Diperkuat

Jumat, 08 November 2019, 19:55 WIB

Acara Bimbingan Teknis Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik Lingkup Ditjen PKH di Makassar, 7-8 November 2019. | Sumber Foto:Humas Kementan

AGRONET -- Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH), Kementan memperkuat komitmen dan peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dalam pelayanan informasi publik. Hal ini dilakukan dengan terus meningkatkan koordinasi dan penyamaan persepsi terkait pelaksanaan pengelolaan dan pelayanan informasi publik dari mulai dari Pusat hingga ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup Ditjen PKH.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Ditjen PKH, Nasrullah, mewakili Dirjen PKH, saat membuka acara Bimbingan Teknis Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik Lingkup Ditjen PKH di Makassar, 7-8 November 2019. Dia berharap, melalui pelaksanaan kegiatan ini, pengelolaan, pelayanan, informasi dan dokumentasi lingkup Ditjen PKH akan jauh lebih baik dibanding tahun sebelumnya. 

Nasrullah menjelaskan hak memperoleh informasi merupakan hak asasi manusia dan keterbukaan informasi publik merupakan salah satu ciri penting negara demokratis yang menunjang tinggi kedaulatan rakyat untuk mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik. "Dalam melaksanakan pelayanan informasi, harus dipedomani 6 (enam) azas, yakni transparansi, akuntabilitas, kondisional, partisipatif, kesamaan hak, dan keseimbangan hak dan kewajiban," tambah Nasrullah.

Sementara itu narasumber dari Biro Humas dan Informasi Publik, Komarudin, mengungkapkan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan salah satu pilar demokrasi yang mendorong transparansi dan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan. Hal ini sejalan dengan Undang undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik.

Dijelaskannya, pemerintah sebagai penyelenggara program dan layanan publik wajib membuka akses layanan informasi kepada masyarakat. "Terkait hal ini, maka PPID adalah ujung tombak keterbukaan informasi publik," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Komisioner Komisi Informasi, Hendra J. Kede, mengapresiasi keseriusan dan komitmen Kementan dalam keterbukaan informasi publik. "Informasi merupakan hak konstitusional masyarakat yang harus dipenuhi oleh Pemerintah. Kementan telah menunjukkan komitmen yang luar biasa untuk hal ini. Tujuan akhir dari keterbukaan infomasi ini adalah menjadikan masyarakat bisa lebih sejahtera," pungkas Hendra. (360/591)